UI Gelar Seminar, Arah Kebijakan Pengembangan Sumber Daya Manusia Sektor Perpajakan

0
396

BEJI-Departemen Ilmu Administrasi dan Cluster Politik dan Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (FISIP UI) menggelar seminar perpajakan nasional bertema ‘Arah Kebijakan Pengembangan Sumber Daya Manusia Sektor Perpajakan : Potret Masa Kini dan Kebutuhan Masa Depan’.

Seminar yang bekerja sama dengan Indonesian Fiscal and Tax Administratuon Association (IFTAA) ini juga digelar penandatanganan Akta Pendirian IFTAA. ”IFTAA merupakan sebuah asosiasi profesi yang dibentuk dengan tujuan penguatan learning outcome pendidikan perpajakan untuk meningkatkan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) sektor perpajakan di Indonesia,” ujar Ketua Kluster Politik dan Pemerintahan FISIP UI, Haula Rosdiana, Jumat (11/10).

IFTAA digagas oleh sejumlah akademisi UI maupun praktisi fiskal dan pajak dari Direktorat Jenderal Pajak Kementrian Keuangan RI. ”IFTAA juga melakukan serangkaian kegiatan berbasis Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu bidang pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat, serta juga menjalin kerjasama dengan berbagai lembaga perpajakan,” jelas Haula.

Pajak merupakan sumber pendanaan utama untuk melangsungkan kedaulatan negara. Selain sebagai sustainable government revenue yanh utama, pajak juga merupakan instrumen demokrasi. Karena itu, lanjutnya, peran serta rakyat melalui perpajakan harus ditingkatkan dengan membangun kepatuhan Wajib Pajak yang lebih baik.

”Salah satunya untuk meningkatkan sumber daya manusia di sektor perpajakan adalah pendidikan perpajakan. Perpajakan merupakan satu disiplin ilmu yang dinamis dan terkait dengan ilmu disiplin lainnya, kurikulum yang didesain di perguruan tinggi, pengembangan ilmu perpajakan juga harus didorong melalui asosiasi yang memiliki fokus pada administrasi fiskal dan perpajakan di Indonesia,” papar Haula.

Ketua Program Studi Ilmu Administrasi Fiskal, Departemen Ilmu Administrasi, FISIP UI, Titi M Putranti mengatakan program studi dibawah asuhannya itu mampu menghasilkan lulusan sarjana ilmu administrasi fiskal yang profesional dalam mengaplikasikan teori dan konsep perpajakan. Serta memiliki pengetahuan yang komprehensif juga mampu mengembangkan keilmuan di bidang ilmu administrasi fiskal berbasis riset yang memiliki integritas moral dan keilmuan serta keterampilan untuk membantu pelaksanaan hak dan pemenuhan kewajiban perpajakan. (ruzka)

 642 total views

LEAVE A REPLY