Tidak Terdaftar di DPT, Pemilih Boleh Nyoblos Pakai KTP dan KK

1
252

depoktren-PANCORANMAS-Bagi masyarakat yang berlum terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT), berdasarkan ketentuan masih bisa menggunakan hak pilihnya dengan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Keluarga (KK).

”Dengan catatan, pemilih hanya diperbolehkan menyampaikan hak politiknya di TPS alamat domisili,” kata Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Depok, Titik Nur Hayati, saat rapat pleno terbuka Penetapan Kembali DPT dan Sosialisasi Zona Pemasangan Alat Peraga Kampanye, di gedung Sekar Peni, Pancoran Mas, Depok, Ahad (13/10).

Menurut Titik, di Depok terjadi penambahan  DPT sebanyak 1.008 pemilih. Jumlah DPT sebelumnya sebanyak 1.254.868 pemilih, dan kini ditetapkan menjadi 1.255.886 pemilih. Dari jumlah tersebut sebanyak 62.8946 merupakan pemilih laki-laki dan 62.6940 pemilih perempuan. Sementara total Tempat Pemungutan Suara (TPS) sebanyak 3458 TPS.

Calon legislatif (caleg) DPRD Depok dari PDIP, Hendra Kurniawan mengatakan bahwa KPU harus mampu untuk memberikan kesempatan seluas-luasnya agar masyarakat dapat ikut serta memeriahkan pesta demokrasi. ”Tidak boleh ada warga negara yang tidak dapat menjalankan hak politiknya,” ujar Hendra.

Fungsionaris DPP Partai Nasdem, Despen Ompusunggu juga mengatakan, siapapun tidak boleh menghalangi warga negara untuk menunaikan hak politiknya. Apalagi, imbuhnya,  soal KTP sudah pernah disahkan dalam judicial review di tingkat Mahkamah Konstitusi (MK). ”Semua warga berhak menyampaikan hak politiknya, ga boleh dihalang-halangi,” tegasnya.

Caleg DPR RI 2014 Partai NasDem, Dapil Jabar VI, Kota Bekasi-Depok itu mengingatkan agar warga mewaspadai kemudahan saat nyoblos dalam Pemilu. Jangan sampai, lanjutnya,  niat memudahkan warga untuk berpartisipasi dalam pemilu justru disalahgunakan oleh pihak-pihak untuk melakukan kecurangan.

Untuk itu, Despen meminta agar pengawasan dan saksi-saksi di TPS, PPS hingga rekap di PPK harus ketat. Tujuannya, agar tidak terjadi manipulasi atau kecurangan. ”Dibalik kemudahan saat nyoblos itu perlu diwaspadai. Jangan sampai, jadi peluang untuk melakukan kecurangan pihak yang tak bertanggung jawab,” terangnya. @rizky

 602 total views

1 COMMENT

LEAVE A REPLY