Banjir di Jakarta Disebabkan Pengelolaan Ijin Tata Ruang Pemkot Depok Yang Terindikasi Korup

0
209

depoktren.com-Begitu berantakannya tata ruang Kota Depok, Jawa Barat (Jabar), khususnya begitu serampangan Pemkot Depok menggeluarkan ijin pembangunan tanpa memperhatikan analisa dampak lingkungan (amdal) membuat geram Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Ahok menuding Pemkot Depok tidak memiliki konsep yang jelas dalam pemberian ijin mendirikan bangunan (IMB) sebagai penyebab banjir di Jakarta, dan itu akibat dari pengelolaan ijin Pemkot Depok yang terindikasi korup.

Menuru Ahok, pemerintah Depok seenaknya memberikan izin mendirikan perumahan, ruko, apartemen dan hotel tanpa memperhatikan amdal, garis sepadan sungai (GSS) dan Garis Sepada Bangunan (GSB) bahkan kerap menggeluarkan ijin di daerah yang kontur tanahnya rendah seperti rawa-rawa dan setu-setu yang ada diuruk.

”Kalau rendah pasti diuruk dan menganggu yang lain. Karena kalau diuruk, tempat parkir air tidak ada sehingga airnya mengalir ke Jakarta lebih kenceng,” kata Ahok di Balai Kota, Jakarta, Rabu (13/11). ”Pemkot Depok hanya mengejar pendapatan asli daerah (PAD), bahkan keuntungan dari para oknum pemerintah dan tidak menutupi demi keuntungan walikotanya.

Ahok mengungkapkan, pihaknya tak bisa melarang Pemkot Depok tidak memberikan izin bangunan di  daerah yang kontur tanahnya rendah seperti di sisi Sungai Ciliwung atau rawa-rawa serta setu-setu yang ada di Depok. ”Dulu Depok tidak pernah banjir, apalagi Depok itu daerah penyangga Jakarta sebagai ibukota negara tentu pengelolaan tata ruangnya harus baik. Kalau saat ini Depok aja banjir, bagaimana Jakarta,” tuturnya

”Memang betul, otonomi daerah kan terserah maunya wali kota, maunya bupati. Makanya tadi saya bilang ke Wapres (Boediono), kalau ada bupati atau wali kota enggak mau nurut dan tidak menegakkan aturan soal perijinan, periksa saja pajaknya, hartanya, biaya hidupnya. Dan saya yakin pemerintahan nya pasti korup,” pungkas Ahok. @gun

 441 total views

LEAVE A REPLY