Menyedihkan, Ribuan Guru di Depok Buta IT, Cyber City Hanya Slogan dan Pencitraan

0
184
depok cyber city hanya slogan dan pencitraan Walikota epok, Nur Mahmudi

depoktren.com-Sungguh menyedihkan dan memprihatinkan, ternyata gembar-gembor Pemeritah Kota (Pemkot) Depok yang mencanangkan sebagai Kota Cyber City ternyata faktanya hanyalah slogan dan pencitraan belaka dari Walikota Kota Depok, Nur Mahmudi Ismail.

Hal itu dibuktikan dengan pernyataan Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Kota Depok, Emang Hidayat yang mengungkapkan, ribuan guru di Kota Depok hingga kini belum memahami ilmu teknologi (IT). Guru tersebut tersebar dari berbagai tingkatan sekolah dasar, SMP, dan SMA.

Para guru sebagai pendidik saja tidak memnguasai IT, bagiamana dengan para murid atau bahkan masyarakat awam. ”Dari 7.500 guru negeri dan swasta, yang menguasai IT baru sekitar 80 persen saja,”jelas Emang saat menghadiri HUT PGRI ke 68 di SDN 1 Curug, Kecamatan Bojongsari, Depok, Sabtu (23/11) lalu.

Menurut Eman, agar guru bisa melek IT, pihaknya mengimbau agar para guru yang telah disertifikasi minimal menyisihkan 10 persen dana sertifikasi untuk meningkatkan kemampuan diri. ”Salah satunya mereka harus berlangganan internet, memiliki laptop, berlangganan Koran maupun majalah dan sebaginya. Karena hingga kini ada juga guru yang bertugas di sekolah negeri namun mereka non PNS,” paparnya.

Untuk meningkatkan kualitas guru dibidang IT, PGRI Cabang Depok telah mencanangkan program seperti halnya pengadaan laptop bagi para guru yang bekerjasama dengan salah satu perusahaan yang menyediakan laptop murah.

Selain itu, lanjutnya, pihaknya juga bekerjasama dengan LPMP dan berbagai lembaga yang berkaitan dengan IT. Hasil data dua tahun lalu, PGRI mencatat ada sekitar 76 persen guru yang ada di Depok telah bersertifikasi.

Sementara itu, Ketua PGRI Kecamatan Bojongsari H Marzuki Yatim mengungkapkan, bahwa dirinya telah menganjurkan kepada para guru yang telah bersertifikasi agar lebih menguasai IT.

”Kami telah anjurkan kepada mereka yang telah bersertifikasi agar membeli minimal satu unit laptop. Hal itu penting untuk menunjang kemampuan dan karier mereka ke depannya,” tandasnya. @akan

 435 total views

LEAVE A REPLY