Teknologi Kapal Tanpa Awak Akan Dikembangkan Mahasiswa Teknik UI

0
281

depoktren.com-Teknologi kapal tanpa awak akan dikembangkan mahasiswa Teknik Universitas Indonesia (UI). Mahasiswa UI yang terdiri dari mahasiswa Teknik Perkapalan, M Hary Mukti, Aditya Meisar, dari teknik mesin, dari teknik elektro Novika Ginanto dan Irvan JP Elliika. Para mahasiswa ini dibimbing
dosen Departemen Teknik Mesin UI, Dr. Ir. Sunaryo, M.Sc.

Sebelumnya para mahasiswa teknik UI ini telah sukses melaksanakan Kerjasama dengan Mabes TNI dalam SEA GHOST Project yaitu pemanfaatan kapal tanpa awak dalam pertahanan Indonesia. ”Melalui program pengabdian masyarakat DRPM UI kembali berkarya dengan telah menjajaki kerjasama pembuatan prototipe kapal tanpa awak untuk mendukung operasi SAR dengan BASARNAS,” ujar Dr. Ir. Sunaryo, M.Sc, dalam releasenya, Jumat (29/11).

Menurut Sunaryo, jika Proyek Sea Ghost memiliki konsep Cyber Warfare dalam pertahanan Indonesia, dimana kapal tanpa awak ini akan dikendalikan melalui komunikasi satelit dan digunakan untuk melakukan penyerangan terhadap kapal penyusup.

”Maka konsep konsep kapal tanpa awak untuk operasi SAR ini adalah ketika tim BASARNAS tidak dapat menjangkau wilayah-wilayah yang berbahaya yang dapat mengancam keselamatan tim BASARNAS itu sendiri di laut,  maka kapal tanpa awak akan digunakan oleh BASARNAS untuk melakukan operasi Search. Misalnya, cuaca yang sangat buruk atau kondisi perairan yang dangkal dengan bebatuan yang curam yang dapat merobek kapal BASARNAS, maka kapal tanpa awak ini akan mencari lokasi aktual korban sebelum tim turun ke lokasi.” papar Sunaryo.

Untuk dapat melakukan tugasnya itu, lanjutnya, prototipe kapal tanpa awak yang dikerjakan oleh para mahasiswa UI ini memiliki kemampuan yang tidak dimiliki oleh kapal tanpa awak pada umumnya, seperti mampu kembali ke posisi semula jika kapal tersebut terbalik (self-righting boat) , dan dilengkapi dengan baterai Litium Polymer yang disusun sistematis dengan Microcontroller sehingga kapal dapat beroperasi dalam waktu yang cukup lama.

Dikatakan Sunaryo, kapal yang diberi nama dengan Makara-03 adalah sebuah USV yang dikembangkan dari Makara-01 dan Makara-02, yaitu USV sebelumnya. Makara-03 didesain khusus untuk dapat bermanuver dan berotasi dengan cepat selain itu, desain planning-hull yang mengadopsi teknologi axe bow diaplikasikan pada makara-03 guna mendukung kemampuannya untuk melaksanakan operasi SAR.

”Tim berharap dapat terus mengembangkan teknologi kapal tanpa awak untuk Indonesia, mengingat teknologi ini merupakan teknologi tingkat tinggi yang membutuhkan dukungan dari semua pihak,” harap Sunaryo. @akan

 508 total views

LEAVE A REPLY