Celoteh Untuk Pejabat Pemkot Depok, Soal Perijinan

0
294

depoktren.com-M.Idris “yang katanya” Wakil Walikota Depok itu pun akhirnya angkat bicara soal statement dari “yang beneran” Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaya Purnama yg menuding Depok adalah “biang kerok” banjir di Jakarta serta Pemkot Depok yg terlalu mudah dlm memberikan izin Penggunaan Lahan utk perumahan khususnya di bantaran kali ciliwung.

Kyai Idris bilang, “Ahok agar menahan serta mengubah gaya bicara dan karakternya yg keras, agak di rem kalau sudah jadi pejabat publik” ujar M.Idris

Nah ini yg repot, Kalau menghadapi kritikan pedas sesama Pejabat Publik saja sudah “gerah”, bagaimana dgn “kritikan” Aktifis dan Masy biasa??

Mungkin pejabat Publik di Depok merasa malu krn Tudingan Ahok itu ada benarnya juga, beberapa contoh diantaranya: coba cek Perumahan TAMAN ANYELIR III yg mencaplok bantaran kali ciliwung dan jelas-jelas melanggar Garis Sempadan Sungai (GSS).

Lalu Perumahan BELLA CASA yg menguruk aliran Ciliwung menjadi daratan biar dapat lahan utk dijadikan “pintu masuk” ke Perumahan mereka.

Pemkot Depok “diam” atas pelanggaran tersebut dan bahkan MEMBERIKAN IZIN atas pelanggaran tsb. So…pak Kyai, mendingan “blak-blakan” dan tegas terbuka, daripada “jaim” nutupin kebobrokan kan?!

Status Sang Gelombang di Facebook.
Komentar : Urip Santoso II  : Banyak juga setu yg diurug dan sebagian lahannya diambil oleh pengembang atau warga bahkan dibuatkan sertifikat … Ini nyata maka tidak salah kalau Depok dibilang salah satu penyebab banjir Jakarta. Lebih baik mengakui lalu berusaha dg sekuat tenaga utk memperbaiki semua kesalahan yg telah dilakukan…. Ukur ulang setu dan keruk biar normal kembali…periksa sungai mana saja yg digasak oknum pengembang lalu bongkar habis bangunan yg ada diatasnya…sangat mudah buat penguasa melakukan itu..

Slamet Riyadi : lebih baik terbuka dan blak-blakan serta jujur mengakui kelemahan, ketimbang NMI diam, lembut, dan senyum2 ternyata penipu.

Sang Gelombang : “Apa yg di katakan ahok benar adanya, balong yg di Rawageni skrng sdh di uruk dan di jadikan perumahan, akhirnya jalanan di situ selalu banjir…, harusnya wakil wali kota depok ngak perlu marah, tp sadar diri tentang perumahan di depok yg sdh merusak lingkungan” tegas Wido, warga Kampung Rawageni Ratujaya Depok dengan nada geram.

Wiradarma Wikaria : Perumahan D’ Marco juga dibangun diatas balong. Baru diurug buat sarana jalan perumahan aja, warga sekitar dah kebanjiran. Efeknya nanti sebagian Villa Pertiwi dan Tirta Mandala akan kelelep. Sudah di sampaikan ke bu Citra (BLH) tetap saja Amdal nya keluar.

Syarief Ezra Hidayat : biasa om.. maling teriak maling… dapat dilihat arah kebijakan publik yang dijalankan pemkot depok tidak sejalan dengan RTRW megapolitan. dapat dibandingkan dengan pemda bogor yang sdh menata ulang kawasan konservasi dipuncank…. jadi tinggal masyarakat depok yang menilai di2014…

 689 total views

LEAVE A REPLY