Kasus Bliher Sitorus, Pejabat DPPKA & Disdik Segera Dipanggil Kejari Depok

0
270

depoktren.com-Kepala Seksi Pidana khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri Depok, Hendri Susanto mengatakan, pihaknya akan memanggil para pejabat Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) Kota Depok terkait dikeluarkannya Surat  Keputusan Penunjukkan Lahan (SKPL) pembangunan unit sekolah baru SMK 3 di Jalan Petumbak, Kelurahan Harjamukti, Kecamatan  Cimanggis, Depok.

”Minggu ini kita akan panggil pejabat DPPKA untuk dimintai keterangan terkait lahan SMK 3. Apa dasarnya DPKKA bisa menetapkan lahan tersebut untuk dibangun unit sekolah baru. Bukti kepemilikan Pemkot atas lahan itu apa,” ujar Hendri, akhir pekan lalu.

Selain pejabat DPPKA, pihaknya juga akan memanggil pejabat di Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok, diantaranya kuasa pengguna anggaran, bendahara pengeluaran, PPTK, seluruh panitia lelang, Direktur CV Bunda Kasih Syahrul Janlindung, dan lainnya. Kasus ini juga telah dilaporkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan mengirim surat izin penyidikan kasus. ”Jadi, tidak menutup kemungkinan ada tersangka lainnya,” terang Hendri.

Sebelumnya Kejari Depok telah menetapkan tersangka kepada Bliher Sitorus, kontraktor pembangunan SMK 3 Cimanggis, Depok. Pembangunan gedung sekolah tidak bisa dilaksanakan karena lokasi lahan masih dalam sengketa. Sementara Bliher Sitorus sudah menerima uang muka pekerjaan sebesar Rp.232.800.000, dari total nilai proyek sebesar Rp.1,2 miliar.

”Proyek pembangunan tidak jadi dilaksanakan, tetapi Bliher tidak mengembalikan uang Negara. Karena itu, kita tetapkan dia sebagai tersangka,” tegas Hendri.

Hingga saat ini, kata Hendri, pihaknya belum menahan Bliher Sitorus karena masih diperlukan saksi-saksi terkait proyek pembangunan SMK 3 tersebut. ”Dia masih kooperatif, namun sudah kita cekal untuk keluar negeri. Kasusnya masih kita proses terus,” tandasnya. @rizky

 619 total views

LEAVE A REPLY