Rencana 4 JPO, Kemungkinan Hanya 2 JPO Yang Selesai Dibangun

0
194

depoktren.com-Sirna sudah keinginan mendapatkan sebuah kenyamanan dan keamanan bagi para pejalan kaki yang akan menyeberangi Jalan Margonda Raya Depok yang terkenal padat dengan arus lalulintas. Pasalnya PT Inti Bendungan Rejeki sebagai pemenang tender Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) kemungkinan besar hanya mampu menyelesaikan 2 JPO dari 4 JPO yang direncanakan Pemeritah Kota (Pemkot) Depok.

Rencananya proyek pembangunan yang dilelang Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok senilai Rp 4 miliar ini terkendala pembebasan lahan. Tiga titik yang lahannya bisa dikerjakan untuk pembangunan JPO yakni di depan Balai Kota Depok-BJB, Terminal Depok-Plasa Depok dan Apartemen Margonda Recidence-Rumah Makan Mang Kabayan. Satu titik yang terkendala pembebasan lahan yakni di depan Apartemen Melati.

”Pemilik lahan tidak bersedia lahannya dijadikan tiang dan tangga untuk JPO,” kata Randy, pelakksana lapangan PT Inti Bendungan Rejeki.

Berdasarkan pemantauan, dari tiga titik JPO yang lahannya sudah dibebaskan, hanya dua titik JPO yang tampak pembangunannya sudah terlihat, walapun pekerjaannya baru 60 persen terselesaikan yakni JPO di titik depan Balai Kota Depok-BJB dan Terminal Depok-Plasa Depok sudah terbentang jembatannya. Sedangkan di titik Apartemen Margonda Recidence-Rumah Makan Mang Kabayan hanya terbangun tiang penyanganya sedangkan jembatannya belum ada. ”Kemungkinan kami hanya sanggup mengerjakan 2 JPO saja,” ungkap Randy.

Saat ini JPO yang ada di Jalan Margonda hanya di depan Depok Town Suare (Detos)-Margo City. Sebelumnya ada satu JPO lagi yakni di Terminal Depok-Plasa Depok, karena sudah tidak layak maka dibongkar dan saat ini dibangun ulang. ”Berdasarkan laporan masyarakat pembangunan JPO ini terkesan asal jadi dan specknya tidak sesuai dengan perencanaannya. Laporan sudah kami terima dan akan kami tindak lanjuti,” ujar Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus), Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok, Hendri Susanto.

Menurut Hendri, pembangunan 2 JPO ini juga tidak akan rampung sesuai jadwal bahkan sampai akhir tahun 2013 ini. ”Sekarang saja sudah melawati batas waktu pekerjaan. Kalau melihat cara kerjanya kemungkinan besar 2 JPO tersebut juga tidak selesai dibangun,” tutur Fadli, wartawan sebuah media Online di Depok.

Sebenarnya warga Depok sangat senang dengan adanya pembangunan JPO di jalan utama Kota Depok dengan 4 lajur ini. Sudah banyak korban penyeberang jalan yang tertabrak kendaraan bermotor. ”Kalau ada JPO saya tidak perlu khawatir tertabrak kendaraan. Saya berharap sekali JPO yang dinagun itu jadi tentunya aman dan nyaman,” harap Syaiful, bapak warga Beji berusia 63 tahun yang kerap mengunjungi Balaikota Depok untuk urusan sosial keagamaan. @akan

 451 total views

LEAVE A REPLY