Hentikan Pekan Kondom Nasional 2013

0
163

JAKARTA-Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nur Wahid meminta Pekan Kondom Nasional (PKN) 2013 yang diadakan selama sepekan, dari 1-7 Desember 2013 harus segera dihentikan. Untuk itu dia meminta Komisi IX DPR segera memanggil Menteri Kesehatan (Menkes), Nafsiah Mboi soal dukungannya terhadap gerakan Pekan Kondom Nasional (PKN) 2013.

Menurut Hidayat, DPR sangat perlu menggali keterangan dari Menkes terkait kebijakan mendukung PKN 2013. ”Saya akan minta Komisi IX memanggil Menkes untuk mempertanyakan dukungannya terhadap PKN 2013, apa untuk edukatif apa itu kegiatan promosi terselubung penjualan kondom,” ujar Hidayat saat dihubungi Republika, Selasa (3/12).

Menurut Hidayat, pendanaan gerakan PKN 2013 itu bersumber dari APBN sehingga DPR wajib menanyakan efektivitas program tersebut. ”Secara tegas say mengaku kecewa atas kebijakan yang dinilai salah kaprah dan tak akan membawa dampak signifikan dalam pencegahan penyebaran virus HIV/AIDS,” tuturnya.

Menkes, katanya, harus kerja lebih cerdas, bukan sekadar bagi-bagi kondom yang justru memberi justifikasi boleh seks bebas asal menggunakan kondom. ”Padahal seks bebas itu melanggar norma dan agama yang ada,” terang Hidayat.

Sebuah perusahaan kondom, DKT Indonesia menggagas kegiatan Pekan Kondom Nasional (PKN). Namanya juga pekan berarti pelaksanaannya berlangsung selama sepekan yakni dari 1-7 Desember 2013.

PKN dalam rangka memperingati Hari Aids se Dunia itu diselenggarakan Komisi Penanggulangan AIDS Nasional (KPAN) dan didukung Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bekerjasama dengan perusahaan kondom yang memproduksi kondom Sutra dan Fiesta itu. Pencanangan PKN diisi dengan beragam acara yang kegiatannya dipusatkan di Cilandak Town Square (Citos) Jakarta Selatan (Jaksel), sejak (1/12) hingga (7/12). @azra

 375 total views

LEAVE A REPLY