Wakil WaliKota Depok Pimpin Gerakan Memilah Sampah di Pasar Cisalak

0
390

depoktren.com-Wakil Walikota Depok, Idris Abdul Shomad, memimpin Gerakan Memilah Sampah di Pasar. ”Para pedagang di Pasar Cisalak, Kecamatan Cisalak, Kota Depok, diingatkan agar menjaga kebersihan pasar tempat mereka berdagang. Sampah-sampah yang dihasilkan dari aktivitas di situ diminta agar dipilah antara yang organik dan nonorganik,” ujar Idris, di Depok, Jumat (6/12).

Dalam aksi Jum’at bersih di pasar tertua di Kota Depok itu, Idris memimpin gerakan memilah sampah sekaligus mengedukasi penjual dan pembeli di sana tentang reuse (pemanfaatan kembali), recycle (daur ulang) dan reduce (mengurangi penggunaan bahan yang bisa merusak lingkungan).

“Masalah sampah bukanlah persoalan yang sepele. Hingga kini, masalah sampah masih belum selesai. Namun, Pemerintah Kota Depok terus berupaya mensosialisasi sosialisasi, mengajak dan mengedukasi masyarakat agar membuang sampah pada tempatnya, termasuk menjelaskan reuse, recycle dan reduce. Upaya ini untuk mewujudkan Depok menjadi kota yang  bersih dan hijau,” jelasnya.

Di kegiatan tersebut diikuti pula unsur Muspika, beberapa Camat, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan pengelola Pasar Cisalak.

Idris mengingatkan, salah satu program unggulan Kota Depok adalah Depok tertib dan unggul, serta Depok bersih dan hijau. “Melalui aksi Jum’at bersih dimaksudkan agar aksi kebersihan tidak sekadar rutinitas, tetapi dilakukan dengan seksama, demi terciptanya lingkungan yang bersih,“ tuturnya.

Idris pun mengingatkan bahwa melalui pemilahan sampah akan memudahkan penguraian sampah di samping membiasakan setiap orang tidak membuang sampah sembarangan. Untuk membiasakannya, diharapkan setiap warga hendaknya saling mengingatkan, pemilik toko harus menjaga kebersihan, tidak membuang sampah ke selokan atau saluran air.

Keberadaan unit pengolahan sampah (UPS), dimaksudkan agar sampah tidak menimbun atau zero waste. Untuk itu dia pun mengajak semua pihak secara bersama-sama mencari solusi pemecahan permasalahan sampah. Tujuannya agar para pedagang, dan konsumen merasa nyaman.

“Jagalah kebersihan, sehingga citra pasar tradisional yang kotor akan hilang,” kata Idris. Dia pun memerintahkan pengelola pasar agar menyediakan tempat-tempat sampah yang cukup, memadai dan mudah ditemukan. @rizki

 645 total views

LEAVE A REPLY