Banyaknya Pelanggaran Lalulintas, Calo Tilang ‘Gentayangan’ di PN Depok

0
157

depoktren.com-Selama Operasi Zebra Jaya 2013 yang dilaksanakan selama 14 hari, mulai  28 November-11 Desember 2013, Satuan Lalu Lintas Polres Depok telah menilang 3.939 pelanggar lalulintas.

Banyaknya pelanggaran lalulintas menyebabkan juga semakin banyaknya calo tilang ‘bergentayangan’ di Pengadilan Negeri (PN) Depok. Para calo menawarkan jasa kilat proses pengambilan surat-surat kendaraan bermotor yang ditilang tanpa melalui proses sidang pengadilan.

Para calo mulai bekerja sejak pengambilan nomor antre. Untuk setiap nomor urut awal, para calo meminta Rp5.000. Para calo sudah menawarkan nomor antre sejak di pelataran parkir. Pelanggar lalulintas yang tidak mau membeli nomor antre harus menunggu 2-3 jam lebih lama.

Selain mencalokan nomor antre, ada juga calo yang menjanjikan pengambilan surat-surat dengan cepat, dengan dalih kenal orang dalam dan tidak perlu ikut sidang. Rata-rata para calo mematok uang jasa Rp100 ribu-Rp200 ribu di luar denda tilang.

Humas Pengadilan Negeri Kota Depok Muhmmad Panji Santoso mengakui adanya penambahan jumlah pelanggar lalu lintas, bisa mencapai 1.500 pelanggar lalulintas per hari. ”Kalau tidak ada operasi, paling sehari 100 hingga 150 pelanggar lalulintas yang disidang. Dendanya bervariasi. Kalau untuk kendaraan sepeda motor, dendanya Rp30 ribu hingga Rp 40 ribu, sedangkan mobil dendanya Rp100 ribu,” ujar Muhammad.

Wakil Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Depok AK I Ketut K Asditha mengatakan pelanggaran yang paling banyak dilakukan yakni melawan arus, melanggar lampu merah, pengembalian fungsi trotoar, dan kendaraan tanpa surat-surat. ”Kami mengimbau kepada pengendara agar selalu tertib dalam berlalu lintas, dan diharapkan bisa menjadi pelopor keselamatan berlalulintas. ”Jadikan keselamatan sebagai kebutuhan,” tegas Ketut. @akan

 514 total views

LEAVE A REPLY