Ketua DPRD Nilai Pemkot Depok Tak Becus Kelola Pekerjaan Proyek

0
202

depoktren.com-Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok, Rintisyanto mengkritik pedas Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dengan menilai tak becus mengelola pekerjaan proyek, apalagi terkait mangkraknya sejumlah pekerjaan proyek menjelang akhir tahun ini. ”DPRD Depok langsung mengirimkan surat ultimatum kepada Pemkot Depok,” kata Rintisyanto, di Depok, Senin (16/12).

Puluhan proyek di Depok terancam mangkrak akibat dihentikannya anggaran (cut off) menjelang tutup akhir tahun. Salah satunya dua proyek pembangunan skala besar di Jalan Margonda, seperti penataan drainase dan pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di empat titik.

Rintisyanto menjelaskan sudah sejak awal mengingatkan dinas-dinas terkait agar tidak mengerjakan proyek menjelang akhir tahun. Namun peringatan tersebut tidak diindahkan oleh Pemkot Depok. ”Dari awal sudah kami ingatkan, ini malah baru dikerjakan September, bahkan Oktober, kan tak akan terkejar, kontrak proyeknya kan 100 persen terkejar, maka akibatnya jaminan harus dicairkan, masuk ke anggaran kas daerah,” jelasnya.

Seperti proyek penataan Jalan Margonda harus selesai pada 20 September, namun pengerjaan di lapangan baru 40 persen. Rintisyanto mengungkapkan bahwa meski dianggarkan kembali tahun depan, kontraktor yang mengerjakan proyek tak beres saat ini harus dicoret.

“Maka akibatnya dinas harus blacklist nama-nama kontraktor itu, terlampau banyak proyek yang bakal mangkrak, masih kami hitung, kami sudah kirim surat ke Wali Kota Depok, dan dinas terkait, kinerja Pemkot Depok buruk,” tegas Rintisyanto.

Proyek yang anggarannyya ‘cut off’, kata Rintis, harus dilelang ulang dan dikerjakan kembali tahun depan. Proyek lainnya, yang juga ‘cut off’, yakni Jembatan Jatijajar, Jembatan Lingkar Luar Jatijajar, dan saluran Raya Sawangan. @apid

 458 total views

LEAVE A REPLY