Peringati Hari Ibu, Anak-Anak Pramuka Basuh Kaki Ibunya

0
362

depoktren.com-Peringati Har Ibu yang jatuh pada 22 Desember, ribuan anak-anak anggota Pramuka di Depok membasuh telapak kaki sang ibu dalam acara yang berlangsung di mal Depok Town Square (Detos), Minggu (22/12).

Tangisan terdengar bergema baik dari para anak-anak maupun ibu-ibu. ”Dengan membasuh kedua telapak kaki ibu, mereka menjadi ingat kembali akan dosa yang sudah dilakukan,” kata Ketua Kwartir Cabang Pramuka Kota Depok, Saryo Sabani sebagai pengagas acara.

Anak-anak yang biasa tidak mengindahkan kata-kata ibunya yang meminta belajar, akan tersadar bahwa apa yang dipinta ibunya adalah kebaikan. “Ini adalah bukti bakti anak terhadap ibu, karena surga memang benar ada di telapak kaki ibu,” terang Saryo.

Menurut Saryo, bentuk ucapan terima kasih anak terhadap orang tua tidak hanya harus melalui materi, melainkan dari perbuatan yang tidak menyakiti perasaan orang tua, termasuk membasuh kakinya. Basuh kaki orang tua diakuinya sudah jarang dilakukan anak-anak saat ini karena budaya gengsi. “Mereka yang usianya sudah cukup dewasa masih ada rasa gengsi untuk melakukan hal itu,” ujarnya.

Saryo mengatakan, ada sebanyak 1.900 anggota Pramuka Siaga yang membasuh kaki ibunya. Kegiatan itu dirasa sangat syarat nilai positif sehingga akan terus dilakukan setiap tahunnya. “Rencananya setiap tahun,” tegas Saryo.

Pada tahun berikutnya, Saryo berharap bukan tingkat siaga saja yang akan mengikutinya, melainkan tingkat penggelang dan penegak juga bisa ikut serta. “Setidaknya dengan basuh kaki ibu segala dosa sebagai anak selalu teringat, restu orang tua itu penting.”

Wakil Wali Kota Depok, Idris Abdul Shomad mengatakan, anak pramuka terbukti memiliki bakti yang tinggi. “Anak-anak pramuka bukan hanya memiliki karakter yang kuat melainkan berbakti kepada bangsa dan juga orang tua,” katanya. Terlebih ketika dirinya melihat langsung ribuan anak-anak pramuka berkumpul dalam acara tersebut dengan ibunya masing-masing.

Dirinya berharap kelak, anak-anak pramuka dapat menjadi pemimpin bangsa yang memiliki budi pekerti luhur. “Pada 2045 nanti kalianlah yang akan menjadi pemimpin,” katanya. Dia menyampaikan harapannya agar semua peserta memiliki karakter kuat dan luar biasa sehingga siap menghadapi persaingan di masa mendatang. @fan

 633 total views

LEAVE A REPLY