Sebagian Warga Depok Sudah Gunakan Gas Alam

0
454

depoktren.com-Ternyata di Depok, sebagian warganya telah menggunakan gas alam untuk keperluan sehari-hari. Kebanyakan warga Depok yang telah menggunakan gas alam yang merupakan program Pemerintah Kota (Pemkot Depok) itu terdapat di Kelurahan Beji Barat dan Kelurahan Beji Timur.

Gas alam telah disalurkan ke 4.000 rumah di Kelurahan Beji Timur dan Kelurahan Beji Barat. Ini merupakan proyek percobaan 13.166 sambungan jaringan gas kota yang di resmikan April lalu.

Pemasangan gas alam ini bukannya tanpa halangan. Saat percobaan banyak rumah yang menolak dengan alasan berbeda. ”Kalau saya sih waktu itu nolak, nggak mau ribet soalnya,” ujar Husain, seorang ayah yang tinggal di Beji Timur.

Selain Husain, banyak pula masyarakat yang menolak rumahnya dijadikan proyek percobaan. “Takut gasnya bocor dan meledak atau kebakaran,” tegas Nopli, warga Beji Barat.

Gas alam mulai bisa dinikmati oleh beberapa rumah yang mengikuti proyek percobaan tersebut. Banyak ibu rumah tangga di Beji yang puas akan gas alam dirumahnya. Pengeluaran rutin mereka banyak berkurang karena hematnya penggunaan gas untuk keperluan rumah tangga mereka.

“Jauh lebih hemat sih. Kemarin untuk gas aja perbulannya habis tiga puluh ribuan, sekarang karna jualan, jadi lebih sering masak biasanya habis enam puluh ribu per bulan,” ujar Ningsih, ibu rumah tangga pemilik kost diblangan Kelurahan Beji Timur.

Lain lagi dengan penuturan Irvan (20), seorang mahasiswa. “Lebih murah banget. Sekarang per bulan habis lima puluh ribuan. Waktu masih pakai elpiji 12 kg aja cepat abisnya,” ungkapnya.

Beberapa orang pula mengaku kecewa dengan program gas alam ini. Ada yang bilang mahal, ada yang bilang tambah boros pengeluaran perbulan mereka. Ada yang sampai Rp 150 ribu per bulannya hanya untuk gas saja. Padahal hanya masak makanan sehari-hari saja.

Sekarang setelah masa proyek percobaan telah selesai, rumah yang ingin menikmati fasilitas gas Alam tersebut harus membayar sebesar Rp 5 juta. @aris

 779 total views

LEAVE A REPLY