Cekcok Sampah Berujung Penjara

0
236

depoktren.com-Dua keluarga yang saling bertetangga terlibat cekcok dan berujung di penjara. Yayan Nurhayati (43) kini harus menjadi penghuni Rumah Tahanan (Rutan) Pondok Bambu Jakarta Timur. Ia dilaporkan oleh Yusnina (60), yang tidak lain adalah tetangga sebelah rumahnya, ke polisi pasca adu mulut yang konon juga melibatkan kekerasan fisik. Akibatnya, Yayan harus berurusan dengan yang berwajib dan harus mempertanggung-jawabkan perbuatannya di balik jeruji penjara.

Penyebab perseteruan antar-tetangga di Jl. Kecubung 3, Duren Sawit, Jakarta Timur ini sepele, gara-gara sampah. Namun menurut Ketua Umum Yayasan Bangkit Energi Indonesia Hijau (BENIH), Faisal Yusuf, masalah sampah sama sekali bukan masalah yang remeh. “Jangan dianggap sepele. Ini seperti sebuah gunung es yang hanya terlihat pucuknya saja, padahal sampah di Jakarta sudah menjadi masalah yang demikian seriusnya hingga menimbulkan dampak-dampak sosial seperti yang terjadi di Duren Sawit ini,” demikian ulasnya di Jakarta (09/01).

Faisal menyayangkan pecahnya perseteruan antar tetangga yang disebabkan oleh masalah sampah ini. Menurutnya, hal tersebut mestinya tidak perlu terjadi. “Ini karena mismanajemen pengelolaan sampah, kalau pengelolaannya serius dan sistematis sampah tidak akan menjadi masalah, malah akan mendatangkan keuntungan,” imbuhnya.

Agar tidak terus-terusan mendatangkan masalah, Faisal mengatakan bahwa dalam mengelola sampah, pemerintah dan masyarakat tidak bisa tidak harus melakukan kerjasama yang sinergis secara berkesinambungan. “Pemda Jakarta mestinya bisa lebih proaktif menanggulangi masalah sampah bersama warga. Kan sudah ada Peraturan Gubernur (Pergub) No. 3 tahun 2013 tentang Pengelolaan Sampah. Peraturan ini mestinya disosialisasikan dengan baik dan dijalankan, kali ini pemda benar-benar harus serius. Kasihan warga kalau harus terus-terusan menghadapi masalah yang sama dari tahun ke tahun,” demikian papar Faisal.

Sebagai bentuk kerjasama dengan warga, Faisal Yusuf bersama yayasan BENIH pada hari Jumat (10/01) besok akan mengadakan pelatihan pemanfaatan sampah terhadap warga gusuran normalisasi Waduk Ria Rio yang dipindah ke Rumah Susun Pinus Elok, Penggilingan, Jakarta Timur.

“Ini hanya salah satu cara Yayasan BENIH dalam memberikan kontribusi terhadap pemberdayaan masyarakat dan dalam upaya  mendukung keputusan pemerintah dalam mengatasi masalah sampah di Jakarta,” demikian pungkas Faisal. @akan

 489 total views

LEAVE A REPLY