Nur Mahmudi ‘Ngeles’ Tidak Cepat Merespon Laporan Masyarakat Soal Jebolnya Kali Laya

0
487

depoktren.com-Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail ‘ngeles’ tidak cepat merespon laporan masyarakat soal jebolnya tanggul Kali Laya yang menyebabkan ratusan rumah terendam banjir di perumahan Bukit Cengkeh dan Savana di Cimanggis, Depok.

”Saya mengklarifikasi terkait adanya aduan masyarakat akan keretakan-keretakan pada tanggul yang tidak mendapat respon. Pengaduan tersebut sudah mendapat respon, tetapi tidak bisa langsung dilakukan tindakan tanpa ada anggaran yang jelas,” ujar Nur Mahmudi sambil senyum-senyum kepada sejumlah wartawan, Senin (13/1).

”Infonya ada pemberitahuan diidentifikasi ada kondisi retak atau membahayakan, nah pemberitahuan itu tentu tidak bisa dilaksakanan serta-merta tanpa ada penganggaran yang jelas, saat itu sudah dilakukan ABT (Anggaran Belanja Tambahan) jadi kita tidak bisa langsung merespon dengan pendekatan kedaruratan, karena namanya darurat itu harus ada bukti tentang kedaruratan,” jelasnya.

Menurut Nur Mahmudi, bagian tanggul Kali Laya yang jebol adalah bagian tanggul yang dibangun sejak 2004 lalu dan sama sekali tidak bisa diprediksi. ”Tanggul yang jebol informasinya dibangun dari 2004 lalu, jadi usianya sudah 9 tahun, jadi nasibnya begini, diluar prediksi kita,” paparnya.

Lebih lanjut Nur Mahmudi menyebut ada sekitar 100 rumah yang terendam akibat jebolnya tanggul Kali Laya. “Ada beberapa RW dan beberapa RT dan juga minimal ada 3 kawasan yang mengalami perendaman,” terangnya.

Nur Mahmudi menambahkan solusi jangka pendek yakni dengan pemasangan bronjong sementara sambil melakukan perbaikan permanen dengan bahan yang tak terlalu tipis yakni pembetonan. Sehingga konstruksi atau daya tahan bangunan bisa lebih lama. “Panjangnya 2 kilometer tanggulnya, kami evaluasi seharusnya sudah selesai ini, tetapi kami akan buat dalam desain yang kuat,” pungkas Nur Mahmudi. @azra

 741 total views

LEAVE A REPLY