Seorang Pemimpin Harus Mengenal Wilayah Yang Dipimpinnya

0
139
Bakal calon Presiden (Capres) Konvensi Partai Demokrat Pramono Edhie Wibowo
Bakal calon Presiden (Capres) Konvensi Partai Demokrat Pramono Edhie Wibowo

depoktren.com-Bakal calon Presiden (Capres) Konvensi Partai Demokrat Pramono Edhie Wibowo mengatakan, seorang pemimpin harus mengenal wilayah yang dipimpinnya. Oleh karena itu, seorang yang ingin menjadi presiden Indonesia, harus mengenal betul seluk-beluk Indonesia dari Sabang hingga Merauke.

”Seorang pemipin itu harus tahu wilayahnya. Jangan hanya retorika,” kata Pramono Seri Dialog Nasional 2014 “Mencari Calon Pemimpin Nasional” yang diselenggarakan Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia (IARMI) Universitas Negeri Jakarta (UNJ), di Jakarta, Kamis (30/1).

Menurut Pramono, dengan mengenali wilayah Indonesia, seorang presiden bisa tahu apa yang harus dilakukan kepada bangsa ini. Apalagi, wilayah di Indonesia sangat beragam, sehingga setiap daerah memerlukan perlakuan yang berbeda. Pramono lalu bercerita pengalamannya ketika masih di TNI dengan jabatan terakhir Kepala Staf TNI Angkatan Darat. Dengan pengalaman di militer selama 33 tahun, Pramono mengaku sudah berkeliling ke seluruh wilayah Indonesia.

”Kenali Indonesia, mulai dari ujung barat, pulau terluar, sampai Merauke sudah kudatangi. Mulai dari kota besar, sampai ke wilayah perbatasan, juga sudah ku datangi,” tutur adik ipar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu.

Selain mengenal wilayah, seorang pemimpin juga harus mengenal akar budaya yang ada di Indonesia. Saat ini, Indonesia sudah kehilangan budaya yang dimilikinya. ”Sekarang kita lihat, bangsa kita lebih bangga mengelu-elukan budaya luar, budaya barat. Kalau ketemu orang bule, langsung minder,” terang Pramono.

Padahal, lanjut Pramono, budaya Indonesia tidak kalah dengan budaya bangsa lain. Untuk mengembalikan kepercayaan diri mengenai budaya Indonesia itu, pemimpin harus mengingatkan kembali mengenai dasar negara, yakni Pancasila dan UUD 1945. ”Marilah kita menghayati nilai-nilai luhur Pancasila dan menjelankan UUD 1945 dengan konsekuen,” pungkasnya. @akan/republika

 411 total views

LEAVE A REPLY