Robino S Hutapea : Pilihlah Wakil Rakyat Yang Memiliki Kerja Nyata

0
295
Robino S Hutapea, Caleg DPRD Kota Depok, dari Partai Amanat Nasional (PAN) daearah pemilihan (dapil) Kecamatan Cilodong-Tapos, Depok
Robino S Hutapea, Caleg DPRD Kota Depok, dari Partai Amanat Nasional (PAN) daearah pemilihan (dapil) Kecamatan Cilodong-Tapos, Depok
Robino S Hutapea, Caleg DPRD Kota Depok, dari Partai Amanat Nasional (PAN) daearah pemilihan (dapil) Kecamatan Cilodong-Tapos, Depok

depoktren.com-Dua bulan menjelang pelaksanaan pesta demokrasi pemilihan umum legislatif, sejumlah caleg dari beberapa partai politik (parpol) khususnya dari daerah pemilihan Kecamatan Cilodong-Tapos, Kota Depok, kini mulai jor-joran dengan membagi-bagi sembako dan sejumlah uang kepada sekelompok masyarakat.

Gerakan bagi-bagi sembako dan uang dilakukan oleh caleg melalui tim sukses secara terbuka, sementara tim panitia pengawas pemilu (Panwaslu) tidak bisa memantaunya secara cepat.

“Saya pikir, kalau di setiap kecamatan sudah ada panwaslu, aksi setiap caleg sudah dapat dimonitor dengan cepat,” ujar Robino S Hutapea, Caleg DPRD Kota Depok, dari Partai Amanat Nasional (PAN) daearah pemilihan (dapil) Kecamatan Cilodong-Tapos, Depok, Kamis (6/2).

Menurut Robino, yang juga sebagai wartawan senior Harian Umum Sinar Harapan ini, gerakan bagi-bagi sembako dan uang kepada masyarakat jangan sampai menodai pesta demokrasi yang bersih, jujur dan adil. “Katika ada caleg melakukan sosialisasi kepada masyarakat dengan kerja nyata, tiba-tiba ada caleg lain bagi-bagi sembako dan uang maka si caleg yang jujur justru akan tenggelam,” katanya.

Diakui, dia bisa saja merekam semua gerakan caleg yang bagi-bagi sembako atau uang (money politic) itu, tapi itu tidak dilakukan. Pasalnya, sudah ada panwaslu yang bisa memantaunya. “Kalau saya yang merekamnya dan mempublikasikan di media, nanti caleg lain akan mencap saya sebagai caleg yang cemburu.

Dikatakan, selama kegiatan sosialisasi yang dilakukan Robino Hutapea di tengah-tengah masyarakat dengan kerja nyata yakni membantu warga yang belum memiliki akta kelahiran anak dan akta perkawinan, warga selalu bertanya kepadanya kapan ada bagi-bagi sembako dan uang.

“Pernyataan warga seperti ini, membuat saya jadi bingung karena ternyata sebagian caleg sudah memanjakan masyarakat dengan iming-iming uang dan sembako. Kenapa jadi caleg yang mencoreng pesta demokrasi yang diharapkan jurdil,” tanya Robino.

Robino Hutapea berharap kepada masyarakat yang masih menginginkan pemilu yang jurdil, bila ada caleg yang melakukan aksi bagi-bagi sembako dan uang dapat merekamnya atau melapor ke panwaslu. “Partisipasi masyarakat ini, dapat mengurangi tingkat korupsi yang sudah menjalar hingga ke akar rumput. Pilihlah wakil rakyat yang amanah dan memiliki kerja nyata, tanpa bagi-bagi sembako dan uang,” pungkasnya. @rsd

 766 total views

LEAVE A REPLY