Perampok Beraksi di Perumahan Mahogani, Cibubur, Depok

0
236

police linedepoktren.com-Perampok bersenjata tajam menyekap sekeluarga keturunan Thionghoa yang sedang tidur pulas di dalam rumah di Jalan Transyogi Alternativ Cibubur, Perumahan Mahogani, Blok M6, Kelurahan Harja Mukti, Kecamatan Cimanggis Kota Depok, Kamis (6/2)i.

Pelaku perampokan yang diperkirakan berjumlah 5 orang mengancam korban pakai golok dan menggasak harta benda senilai Rp65 juta. ”Peristiwa diketahui sekitar pukul 03:00, saat seluruh keluarga sedang tertidur pulas. Pelaku yang diperkirakan berjumlah 5 orang masuk ke dalam rumah dengan cara memanjat pagar tembok setinggi 3 meter. Setelah itu mereka masuk ke ruang utama rumah dengan mencongkel pintu depan pakai obeng,” ujar Andre, 30, saudara korban kepada depoktren.com, Jumat (7/2).

Rumah itu ditempati keluarga Rusli Ami Jaya Budiman beserta istri, kedua orang tua serta kedua anaknya yang sedang tertidur pulas saat didatangi pelaku perampokan. Mereka kemudian mengancam dan menyekap seluruh penghuni rumah pakai golok dan kayu.

”Pelaku perampokan langsung menyekap seluruh penghuni yang ada dilantai 2 seperti Rusli (55 tahun), Erni (55 tahun), kedua anaknya Monika (18 tahun), Timi (7), serta orang tuanya, Loksan (74 tahun) dan Hosfinoy (64 tahun). Bersama mereka disekap dalam satu ruangan di kamar mandi yang ada dilantai 2 juga,” tutur Andre menceritakan kronologisnya.

Pelaku perampokan juga sempat mengancam korban serta membacok tangan kiri dari Loksan orang tua pemilik rumah. ”Kakek terluka di pergelangan tangan akibat disabet golok oleh pelaku saat akan disekap bersamaan dengan keluarga di kamar mandi. Selain itu korban yang lain tangannya sempat diikat menggunakan tali,” jelas Andre.

Pemilik rumah yang bekerja di property perumahan di Jakarta ini mengalami kerugian sekitar Rp65 juta. ”Barang yang hilang diambil pelaku adalah perhiasan emas, uang tunai Rp3 juta, handycam, 6 seluler,” ungkap Andre.

Kapolsek Cimanggis, Kompol Bambang Irianto mengatakan, pelaku sempat merusak brankas ukuran 1x 0,5 meter yang ada di kamar utama majikan. Namun kosong setelah dibuka paksa. ”Anggota telah melakukan pengecekan di lokasi kejadian, ditemukan tali rapia dan lakban yang dijadikan untuk mengikat para korban,” terang Bambang. @tono

 758 total views

LEAVE A REPLY