Masyarakat Depok Keluhkan Pembayaran Paspor di Bank BNI

0
832

imigrasi loketdepoktren.com-Kebijakan pembayaran administrasi paspor di Imigrasi Depok melalui Bank BNI yang diberlakukan sejak 25 November 2013 lalu menuai banyak keluhan dan protes masyarakat. Tidak adanya loket Bank BNI atau cabang pembantu (capem) Bank BNI di Kantor Imigrasi Depok dianggap ‘biang kerok’ lambatnya pengurusan paspor.

”Pelayanan pengurusan administrasi di Kantor Imigrasi Depok cukup lancar, namun sangat tidak efisien saat hendak melakukan pembayaran yang harus melalui Bank BNI karena tidak ada satupun loket atau cabang Bank BNI, apalagi keberadaan Bank BNI sangat jauh dari Kantor Imigrasi Depok,” ujar Syaiful, warga Beji, Depk, Jawa Barat (Jabar), Kamis (13/2).

Berdasarkan pemantauan depoktren.com, Bank BNI terdekat terdapat di Jalan Tole Iskandar, Sukmajaya, Depok yang jaraknya kurang lebih lima kilometer dari Kantor Imigrasi Depok. Sedangkan Bank BNI Cabang Margonda berjarak 7 Km dari Kantor Imigrasi Depok yang berada di Kompleks Perkantoran Grand Depok City (GDC), Cilodong, Depok. ”Sistemnya juga sering error,” kata Sayiful.

Syaiful mengungkapkan pembayaran permohonan paspor sebesar Rp 225 ribu ditambah biaya administrasi Bank BNI sebesar Rp 5.000. ”Saya terpaksa harus balik lagi ke Kantor Imigrasi dan Bank BNI untuk memasukan bukti bayar agar di proses dan dapat nomor panggilan wawancara dan foto,” terangnya.

Aris, warga Sukmajaya, juga mengungkapkan kekecewaannya dengan sistem itu lantaran menambah birokrasi dan biaya tinggi. ”Banyak pemohon akhirnya terpaksa menerima tawaran calo untuk memenuhi ketentuan tersebut, tentu ditambah biaya jasa calo,” ungkapnya, untuk jasa calo dirinya ditawari sebesar Rp 500 ribu.

Syarif, warga Kelurahan Pancoranmas, Depok, mengaku sudah datang ke Kantor Imigrasi Depok sejak pukul 07.30 WIB, ikut atrian dengan membawa semua persyaratan yang dibutuhkan. Namun, dia kebingungan ketika ingin membayar restribusi. ”Sistem ini bagus, tapi karena Bank BNI jaraknya jauh justru menambah pengeluaran termasuk biaya andministrasi Bank BNI yang saya ingin pertanyakan, jangan-jangan itu pungutan liar, apa bedanya Bank BNI dengan calo,” kritiknya. @tono

 1,794 total views

LEAVE A REPLY