Upacara Kesadaran Nasional, Langkah Mewujudkan Peningkatan Rasa Solidaritas Bangsa

0
175

Hari Kesadaran Nasional

 

Depoktren.com – Senin (17/2/2014), seluruh pegawai Pemerintah Kota Depok, Wakil Walikota Depok, KH. Idris Abdul Shomad, M.A., Kepala OPD, dan camat telah berkumpul sejak pukul 07.30 WIB untuk melaksanakan Upacara Hari Kesadaran Nasional yang bertempat di Lapangan Upacara Balaikota, Depok. Walikota Depok, H. Nur Mahmudi Isma’il, M.Sc., memimpin upacara tersebut. Upacara Hari Kesadaran Nasional dilakukan sebagai upaya penyadaran dan penginat kepada seluruh pegawai Pemerintah Kota Depok agar memantapkan pengabdian, serta terus bersikap disiplin dan meningkatkan rasa nasionalisme.

“Upacara Kesadaran Nasional sebagai momentum untuk senantiasa memantapkan kualitas pengabdian dan meningkatkan kecintaan kepada bangsa dan negara. Juga sebagai sarana meningkatkan kedisiplinan dan etos kerja agar PNS Pemerintah Kota Depok mampu bekerja secara profesional. Menghayati nilai-nilai Pancasila dan Panca Prasetya Korpri serta mengamalkannya dalam kehidupan nyata”, tutur Walikota Depok. Nur Mahmudi juga menjelaskan bahwa dirinya ingin mengajak seluruh aparatur untuk lebih peduli terhadap mereka yang kini sedang dilanda musibah seperti para pengungsi bencana baik yang berada di Kediri, Sinabung, Manado, atau pun yang lainnya. Menurutnya bantuan itu dapat diberikan baik materil atau pun moril.

Terkait pemilu, Walikota Depok juga menghimbau kepada seluruh aparatur Pemerintah Kota Depok untuk menggunakan hak suaranya saat April nanti. Karena menurutnya lima menit di balik bilik suara akan menentukan masa depan yang panjang. Maka ia juga menambahkan untuk memilih secara bijak dan cermat.

Dalam bidang pendidikan, Nur Mahmudi menegaskan untuk kepada seluruh staffnya baik pegawai pemerintah dan juga guru untuk membimbing dan membentuk karakter, serta moral generasi muda agar moralnya baik, berprestasi, dan berakhlak mulia. Ia juga berpesan untuk selalu menjaga lingkungan dan selalu membuang sampah pada tempatnya.

Aparatur Pemerintah Kota Depok dihimbau untuk menegakkan Perda, larangan menempel dan memaku atribut, peraga, dan iklan di pohon hendaknya lebih dipertegas karena hal tersebut sangat merusak lingkungan. Beliau kembali berpesan agar iklan rokok tidak diletakkan berdekatan dengan sekolah dan tempat bermain anak-anak.

(anbf)

 481 total views

LEAVE A REPLY