Status Polsek Bojonggede, Dibawah Polda Jabar Atau Polda Metro Jaya?

0
4476

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

depotren.com – Lika liku perjalanan status Polsek Bojonggede memang sangat rumit. Diawali dari Depok yang di bawah Polsek Depok yang menjadi bagian dari Polda Jabar yang kemudian berubah menjadi Polres seiring dengan terbentuknya Depok sebagai Kota Administratif (Kotif) Depok. Dengan peralihan ini Polres Depok masuk dalam naungan Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya (Polda Metro Jaya). Pada tahun 1996, Polres Depok diperluas yang juga meliputi Polsek Cimanggis, Polsek Sawangan, Polsek Limo dan Polsek dan Polsek Bojong Gede. Pada tahun 1999 Depok ditingkatkan statusnya dari kotif menjadi kota yang terdiri dari enam kecamatan yakni Beji, Pancoran Mas, Sukmajaya, Cimanggis, Sawangan, dan Limo. Sementara Kecamatan Bojong Gede tetap sebagai bagian dari Kabupaten Bogor. Kini, Polres Depok terdiri enam polsek meliputi 11 kecamatan di Kota Depok plus satu polsek di dua kecamatan di wilayah Kabupaten Bogor yakni Kecamatan Bojong Gede dan Kecamatan Tajur Halang (pemekaran dari Kecamatan Bojong Gede).

Kini muncul isu bahwa Polsek Bojonggede akan kembali di bawah Polda Jabar. Namun hal ini masih belum bisa dibenarkan. Menurut Harry Witjaksono, Legislator Komisi III DPR RI, pembicaraan status Polsek Bojonggede  yang kini di bawah naungan Polda Metrojaya melalui Polresta Depok, harus dilakukan di tingkat pemerintah daerah.

“Harus dibicarakan antara pemerintah daerah dulu, Pemkot Depok dan Pemkab Bogor. Pembicaraan ini penting untuk membahas masalah lahan Mapolsek Bojonggede,” ujar Harry kepada wartawan, Kamis (20/2).

Ia juga menambahkan, masalah ini harus diselesaikan oleh Kapolri terkait kejelasan status Polsek Bojonggede yang berstatus Bawah Kendali Operasi (BKO) di bawah koordinasi Polda Metro Jaya padahal wilayah pemerintahan daerah berada di Pemkab Bogor.

(anbf)

 7,266 total views

LEAVE A REPLY