Bebaskan Anak Untuk Memilih Pelajaran dan Kesenian Yang Digemari

0
571

anak sekolah memilhdepoktren.com-Anak yang cerdas sesungguhnya adalah anak yang memiliki keterampilan pada bidang yang berbeda. Demikian dikatakan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Depok, Herry Pansila di Balaikota Depok, Jawa Barat (Jabar), Jumat (28/2).

”Saya memiliki paradigma bahwa kecerdasan itu bukanlah kecerdasan yang parsial. Artinya, anak pandai bukan indikatornya, dia pintar menghitung cepat di luar batas kemampuan teman-temannya. Anak yang cerdas sesungguhnya anak yang memiliki ketrampilan pada bidang yang berbeda seperti pendidikan seni dan budaya,” ujar Herry.

Ditegaskan Herry, bahwa pendidkan seni sangat berpengaruh pada perkembangan otak anak. ”Jika dari awal kita tidak mendekatkan anak pada profesi yang dia minati, kedepanya mereka akan lebih berminat menjadi pegawai daripada berwirausaha,” jelasnya.

Psikolog Anak dan Remaja yang juga Direktur Lentera Insan Depok,, Fitrani F Syahrul, memaparkan bahwa seni adalah media belajar untuk segala hal. ”Belajar angka bisa dari lagu, karena budi pekerti bisa dipelajari melalui menyanyi. Dalam usia dini sangat efektif menjadi media pembelajaran,” papar Fitriani.

”Orang sering kali salah mengira kalau anak yang pintar berhitung harus diberikan pelajaran ekstra untuk matematikanya. Padahal jika seperti itu secara terus menerus anak menjadi bosan,” terang Fitriani.

Kepala Sekolah Elfa Musi School Depok, Ario Seno menyarankan agar anak diberi kebebasan untuk memilih pelajaran dan keseniannya yang digemari. ”Sebagai orang tua cukup memonitor dan memberikanr fasilitas untuk mendukung kegiatan si anak,” ungkap Ario.

Pemilik Sanggar Tari Ayodya Pala, Baas Chimo Sueko mengatakan melakoninya pada anak didiknya. ”Berikan kebebasan pada anak melakukan kegiatan seperti apa yang ia suka, kemudian tanamkan kedisiplinan serta tanggungjawab dengan apa yang sudah mereka pilih,” pungkas Baas. @dewi

 1,164 total views

LEAVE A REPLY