Waduh!, Gadget Ternyata Penyebab Stroke Lho

0
218

cewek gadgetdepoktren.com-Gadger dianggap salah satu penyebab penyakit stroke. Demikian dipaparkan staf Pengajar Program Okupasi Terapi Vokasi, Hermito Gideon, dihadapan 100 peserta kuliah umum Program Studi Vokasi Universitas Indonesia (UI), bertajuk “Terapi pada Stroke” yang berlangsung di Gedung Vokasi, UI, Depok, Sabtu, (8/3).

”Faktor resiko penyebab stroke yang mudah dan sangat penting untuk dikendalikan adalah hipertensi. 40% kasus Stroke adalah seseorang dengan sistole lebih dari 140 mm Hg. Kejadian stroke semakin meningkat sejalan dengan bertambahnya usia,” Ujar Herminto.

Walaupun demikian, lanjut Herminto, karena perubahan gaya hidup, pada remaja juga sudah ditemukan beberapa kasus stroke yang diakibatkan oleh gaya hidup sedentary seperti aktifitas penggunaan gadget. ”Remaja yang sangat aktif menggunakan jari-jarinya untuk bermain HPe atau gadget berpotensi mengalami penyumbatan dan pecahnya pembuluh darah, karena kurangnya aktifitas produktif,” paparnya.

Untuk itu Herminto, menyampaikan bahwa okupasi terapi merupakan sebuah metode rehabilitasi baru yang bekerja secara komprehensif mengembalikan kehidupan penderita stroke hampir 80 %.  ”Dengan okupasi terapi, pasien bukan hanya dibantu untuk melakukan gross motoric seperti pada fisioterapi (aktifitas berjalan). Tapi, pasien bisa kembali mandiri seperti semula, sesuai dengan latar belakang profesi atau hobinya,” tutur Herminto.

Dicontohkan Herminto, seorang pelajar SMA kelas 1, setelah terserang stroke karena pecahnya pembuluh darah, dengan okupasi terapi, sudah kembali mampu bermain piano dan menjalani kehidupan normal seperti sebelum terserang stroke.

Hadir dalam kuliah umum tersebut, Ketua Umum Ikatan Okupasi Terapis Indonesia, Bambang Kuncoro dan dibuka oleh Prof. Dr. Ir. Sigit Pranowo, Ketua Program Vokasi UI. ”Okupasi terapi merupakan profesi kesehatan yang menggunakan pendekatan (terapi) dengan tujuan mendorong pasien yang dependent (tergantung) menjadi independent (mandiri) seperti kembali menyetir dan sebagainya,” jelas Bambang.

Disampaikan Bambang, bahwa stroke ialah penyakit kardiovaskuler yang terjadi akibat gagalnya suplai oksigen ke sel-sel otak, yang beresiko terhadap kerusakan iskemik dan dapat menyebabkan kematian. Penyakit stroke ialah penyakit penyebab kematian ketiga setelah kardiovaskuler dan kanker. Diperkirakan 550.000 kasus baru setiap tahun, dimana penyakit ini juga berdampak terhadap ekonomi secara langsung (kesehatan) maupun tidak langsung. @tono/rsd

 612 total views

LEAVE A REPLY