Robino S Hutapea Somasi Kesbangpol Kota Depok

0
1521

Poster Robinhos REFdepoktren.com-Pamflet atau brosur yang memuat tanda gambar partai politik (parpol) peserta pemilu 2014 dan daftar calon tetap (DCT) anggota DPRD Jabar VI dan DCT anggota DPRD Kota Depok yang sudah disebar di masyarakat, sangat merugikan Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Depok dan calegnya dari daerah pemilihan (dapil) II Kecamatan Cilodong-Tapos.

Pasalnya, pamflet yang juga tertera logo Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Kota Depok atas nama Pemerintah Kota Depok Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Depok, menghilangkan salah satu nama caleg PAN pada nomor urut 10, Robino S Hutapea.

“Kami keberatan atas tidak tercantumnya salah satu nama caleg PAN dari dapil Kecamatan Cilodong-Tapos atas nama, Robino S Hutapea. Untuk itu, atas temuan dari kader kami, pihak KPU Kota Depok sudah kami surati dan meminta klarifikasi atas kesalahan itu,” ujar Ketua DPD PAN Kota Depok, Hasbullah Rahmad, Minggu (9/3).

Menurut Hasbullah yang didampingi salah satu pengurus DPD PAN Hendra Dimun, selain menyampaikan surat keberatan juga melampirkan barang bukti pamflet yang memuat tanda gambar parpol peserta pemilu dan daftar nama DCT DPRD. “Kami sangat dirugikan atas peredaran pamflet tersebut, karena maksudnya sosialisasi kepada masyarakat tapi menghilangkan salah satu nama caleg kami,” tegasnya.

Dikatakan, berdasarkan surat KPU Kota Depok bernomor 233/KPU.Kota-011329181/VIII/2013 tentang DCT DPRD Kota Depok dalam Pemilu tahun 2014, tercatat nama caleg Drs Robino S Hutapea di nomor urut 10 pada dapil Kecamatan Cilodong-Tapos. Sementara di pamflet yang diedarkan tidak tercantum.

Terkait kesalahan tersebut, pengurus DPD PAN Kota Depok meminta kepada KPU Kota Depok untuk menarik kembali pamflet yang sudah beredar di masyarakat dan menerbitkan kembali pamflet yang baru.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Depok, Titik Nurhayati mengakui, pamflet yang diedarkan bukan produk KPU Kota Depok. Tapi, diterbitkan Pemkot Depok dari Kantor Kesbangpol Kota Depok. “Pamflet sosialisasi pemilu legislatif itu, tidak pernah dikonfirmasikan kepada kami meski pun dicantumkan logo KPU,” jelasnya.

Dia berjanji akan meminta kepada Kantor Kesbangpol Kota Depok untuk segera menarik kembali pamflet pemilu legislatif yang salah. “Ini pembelajaran bagi pihak Kesbangpol, agar ke depan selalu ada konfirmasi kepada pihak KPU,” tambahnya.

Menyinggung beredarnya pamflet sosialisasi pemilu legislatif yang salah, Robino S Hutapea mengakui, sangat terkejut dengan tidak tercantumnya namanya sebagai Caleg DPRD Kota Depok dari PAN pada dapil Kecamatan Cilodong-Tapos. “Ini sudah keterlaluan, daftar calon tetap sudah diumumkan pada Agustus 2013 lalu, tapi tiba-tiba nama saya menghilang. Saya tidak banyak menuntut tapi saya minta pada pihak Kesbangpol untuk menarik peredaran pamflet yang salah itu,” tandas mantan wartawan ini. @dewi

 3,651 total views

LEAVE A REPLY