”Wapres Budiono Soal Century Di Mata SBY Sebagai Langkah Penyelamatan Ekonomi”

0
218

Bank CenturyDepoktren 13/03/014Kalau beberapa waktu yang lalu Presiden SBY iku angkat bicara Soal century yang melibatkan bawahannya Boediono, yang telah 65 kali disebut dalam materi persidang yang   dengan terdakwa Budi Mulya selaku Deputi Bidang IV yang di sangkakan  soal pengelontoran dana  sebesar 6,7 triliun yang telah merugikan negara, kesalahan dalam pemberian wewenang dalam Syarat Pinjaman Jangka Pendek (SPJP) dan kesalahan dalam menetapkan Bank Century sebagai bank gagal yang berdampak sistemik.  

SBY Mengometari Soal Boediono: keputusan tersebut adalah dalam rangka penyelamatan Bank Century, Pak Boediono semata-mata meletakkan penyelamatan ekonomi negara secara makro sebagai satu-satunya pertimbangan, bukan kepentingan pihak manapun, apalagi kepentingan pribadi. Boediono juga mengambil keputusan itu berdasarkan kompetensi, pengalaman, dan dilakukan dengan penuh integritas

Anggota fraksi dari Partai Golkar Bambang Susatyo mengkritisi komentar SBY dengan menyatakan mengapa  sudah 4 tahun berlalu, SBY berkomentar seperti itu mengapa saat awal-awal sekandal century terjadi beliau tidak berkomentar demikian, malah pada 2010 beliau sempat angkat bicara bahwa SBY tidak diikut sertakan dalam meminta pendapat dan keputusan soal century,  tapi Sri Mulayani pernah menyampaikan pernah bertemu dengan SBy di Washington DC   untuk membahas masalah Century, all hasil pembicaraan itu agar diambil langkah-langkah yang tepat, yaitu diantaranya berkaitan dengan keputusan yang telah di ambil saat itu oleh BI.

Sulitnya penyelesaian century pada saat ini lebih karena ada 2 sisi yang saling tarik menarik, yaitu ada unsur Hukum dan Politik. Yang mana penyelamatan century dalam rangka menyelamatkan BI dan Budi Mulya yang diindikasikan memiliki andil saham di situ, dan kemungkinan ada beberpa orang penting lainya. Sedangkan  yang memperparah century saat itu adalah mengalirnya dana tersebut diindikasikan mengalir Budi Mulya, Group  Leman Brothers kesalah salah satu media cetak tertentu milik partai tertentu red Bambang Susatyo berkomentar.  Sungguh aneh yang menjadi pertanyaan kita mengapa BI saat itu mati-matian membela Bank Century yang sudah bobrok,  harus diperjuangkan ada apa dan mengapa ?

Christianto Wibisono sependapat terhadap hal tersebut, malah yang tragis lagi kita dituntut oleh Di Raja Arab Saudi soal Bank Century, karena ada keterkaitan kepemilikan saham, apabila tututan ini dikabulkan ini menjadi presiden buruk bagi Indonesia, karena negara sudah di rampok oleh Bank Century, sekarang kita harus menggati rugi atas tututan Raja Arab Saudi.   

Maka yang berkaitan dengan BI tersebut Budiono bisa diindikasikan terkena pasal yang disangkakan seperti Budi Mulya yaitu Pasal 55 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang mengandung unsur penyertaan. Pada ayat (1) menyebutkan, Dipidana sebagai pelaku tindak pidana mereka yang melakukan, yang menyuruh melakukan dan turut serta melakukan tindak pidana itu.

Hendaknya Boedionolegowolah dan punya jiwa besar untuk datang dalam persidangan Budi Mulya sebagai saksi, yang mana beliau diundang selalu mangkir, begitu pula SBY hendaknya mendorong bawahannya untuk mau dengan legowo untuk datang dan siap untuk menjalankan proses hukum yang seperti SBY mendorong atas kasus Anas Urbaningrum dalam kasus Hambalang, dalam rangka menyelesaikan permasalah ini yang sudah 4 tahun lewat yang tanpa ada kejelasan dan dalam rangka menyelamatkan uang negara.

Ton_Dptr

 703 total views

LEAVE A REPLY