BPJS Bagi Anak Terlantar dan Orang Miskin Dipertanyakan

0
244

Logo_BPJS_Kesehatandepoktren.com-Dengan berlakunya sistem BPJS, masih menyisakan segudang permasalahan. Salah satunya, bagi orang miskin dan anak terlantar atau gelandangan dalam mendapatkan jaminan kesehatan. Pasalnya, selama ini mereka mendapatkan jaminan dari Dinas Tenaga Kerja dan Sosial (Disnakersos) Kota Depok. Hal itu dibenarkan pendiri sekolah Master Depok Nur Rohim.

“Dengan adanya BPJS, orang miskin dan anak terlantar kesulitan dalam  berobat. Sebab, dulu kan ada Jaminan kesehatan dari Dinas Sosial.  Kalau sekarang, kita tidak tahu harus bagaimana,”terang pengelola sekolah anak jalanan di Depok ini.

Rohim mengungkapkan, bagi anak terlantar saat berobat di rumah sakit akan mengalami kesulitan. Terlebih lagi, setelah  berlakunya BPJS maka tahapan harus dilalui. Dia menilai, pemberlakuan kebijakan itu justru mempersulit masyarakat secara umum.

Pasalnya, dalam aturan mereka yang tidak mau ikut serta BPJS bakal mendapat sanksi. “Kalau selama ini, dalam pengobatan bagi anak terlantar kita punya cara sendiri. Kita masih bisa ke RSUD Depok.  Sementara, bagi warga miskin  yang tak punya identitas dan anak terlantar bagaimana mendapat jaminan kesehatannya,” jelasnya.

Manajer On Duty  RSUD Depok Riyanto menyatakan merujuk pada aturan setelah pemberlakuan BPJS maka orang miskin dan anak terlantar dipelihara oleh negara. Sehingga, sejak Januari lalu telah menerima orang miskin dan anak terlantar sebanyak enam orang. “Terhitung Maret, RSUD diharuskan  melayani pasien tanpa identitas dan anak terlantar,” terangnya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, setelah berlakunya BPJS pengunjung RSUD membludak. Parahnya, antrian panjang tak terelakkan. Bahkan, untuk mengambil nomor pada pukul 06.00 WIB yang terkadang sudah habis. @dewi/desf

 772 total views

LEAVE A REPLY