Peduli Bangsa, Komunitas Sahabat Depok Gelar Diskusi Bertema Kebangsaan

0
259

IMG-20140331-WA0009

depoktren.com – Peduli dengan bangsa Indonesia, Komunitas sahabat Depok menggelar diskusi terkait kebangsaan. Kegiatan ini diadakan di tepi danau komplek Universitas Indonesia, Senin (31/3).

Berangkat dari kepedulian terhadap bangsa, Komunitas ini mencoba berkontribusi dengan mendiskusikan masalah – masalah bangsa dan mencarikan solusinya. Prihandoko, Koordinator Komunitas Sahabat Depok mengatakan bahwa diadakannya diskusi ini bertujuan untuk menggali ide-ide dan turut memecahkan persoalan bangsa seperti contoh masalah ketertinggalan di bidang ekonomi.

“Kita ingin menggali ide-ide untuk ikut memikirkan dan memecahkan persoalan bangsa, sesuai dengan kapasitas dan kemampuan yang kita miliki,” katanya.

Turut hadir dalam diskusi ini dosen, penggiat lingkungan, anggota DPRD, pejabat pemerintah, pengusaha dan banyak lagi dari kalangan lainnya.

Suasana diskusi dengan tema “Membangun Kembali Indonesia, Dari Mana Mulai?” berlangsung hangat. Sebagai pembicara disampaikan Anshari, SE, MAk, seorang profesional bisnis,  CFO (Chief Financial Officer)  dari beberapa perusahaan di level nasional.

Dalam paparannya Anshari menyampaikan, Indonesia mengalami ketertinggalan diberbagai bidang. Seperti daya saing infrastruktur berdasarkan World Economic Forum Indonesia menempati posisi 38, untuk quality barang dan jasa menempati posisi 42.

Sedangkan Gross Domestic Product  Indonesia berdasarkan World Bank hanya USD 0,88 Trilyun, dan menempati posisi 16. Bandingkan dengan USA yang mempunyai Gross Domestic Product  sebesar  USD 16,24 Trilyun, China USD 8,23 Trilyun, Jepang USD 5,96 Trilyun

Dalam bidang pendidikan dini, berdasarkan UNESCO Indonesia berada pada peringkat ke 64, peringkat pertama diduduki Firlandia, ke dua Singapura dank e tiga Japan.

“Indonesia saat ini mengalami ketertingalan hampir disemua bidang. Untuk memulai memecahkan dari mana? Kita perlu seorang pemimpin yang dipercaya rakyat dan punya kemampuan yang mumpuni,” kata Anshari. (anbf)

 

 676 total views

LEAVE A REPLY