Solusi Cerdas Tingkatkan Pertanian dengan Aquaponic

0
167
foto: dokumentasi Gama

 

 

depoktren.com – Farisko Gama, mahasiswa semester akhir Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, menciptakan solusi pertanian di lahan sempit perkotaan. Gama yang dibantu sahabatnya Yuzki membuat produk ramah lingkungan yakni pertanian dengan metode aquaponic.

Pertanian yang menggunakan sistem saling menguntungkan antara tanaman, ikan, dan bakteri nitrifikasi ini diterapkan Gama dan sahabatnya di tempat kost yang sekarang meraka tinggali. Gama menjelaskan bahwa idenya ini memang bukan murni darinya, istilah aquaponic sebenarnya sudah dikenal dalam dunia pertanian, namun dalam masyarakat mereka lebih mengenal dan lebih sering mengaplikasikan hidroponic dibanding aquaponic.

Untuk sistem kerja dari aquaponic itu sendiri pemuda asal Tulungagung ini menjelaskan bahwa proses dengan metode ini sangat menguntungkan. Alasannya karena tiga pelaku dari proses ini akan tetap hidup dan bermanfaat satu sama lain.  Tiga entitas ini masing-asing bergantung pada yang lain untuk hidup. Bakteri mengkonsumsi limbah ikan manjadi air bersih untuk ikan. Dalam  proses ini bakteri memberikan nutrisi kepada tanaman untuk tetap hidup. “Tidak ada yang terbuang dari proses ini, air limbah kotoran ikan terus akan mengalir dari kolam ke tanaman dan diproses oleh bakteri sehingga menjadi nutrisi yang baik untuk tumbuhan”, jelasnya.Dengan modal sekitar Rp 2 juta Gama menciptakannya pertanian aquaponic.

Tanaman yang saat ini ia tanam adalah jenis jenis sayuran seperti sawi, kangkung, dan sebagainya. “Kalau ini sudah panen, nantinya kami akan buat aquaponic dengan tanaman buah dengan media yang berbeda. Sekarang memang masih kecil, tapi kami berniat untuk membuat aquaponic yang lebih besar”, ungkap pemuda 22 tahun ini.

Metode ini akan terus ia sosialisasikan kepada masyarakat dengan tujuan bagi masyarakat umum agar dapat menjadi mandiri dalam sisi ketahanan pangan dan khusus bagi petani untuk meningkatkan produksi mereka di lahan yang minim. Saat ini Gama telah mensosialisasikan metode ini kepada para petani di daerah kelahirannya Pinggirsari Tulungagung.

“Harapannya kedepan setiap rumah dan perkantoran memiliki kebun aquaponic yang guna ciptakan kemandirian pangan mereka”, pungkas Gama. (anbf)

 

 582 total views

LEAVE A REPLY