Bank Sampah Poklili: Tindakan Lokal Dampak Global

0
562

pd 1

 

depoktren.com – Kelompok Peduli Lingkungan atau yang biasa disingkat dengan PokLili adalah gerakan peduli lingkungan yang diprakarsai oleh kelompok ibu-ibu yang peduli akan lingkungan.

Djuniawan Wanitarti, Ketua Kelompok Peduli Lingkungan, menjelaskan PokLili merupakan gerakan peduli lingkungan yang sudah disuarakan sejak tahun 2008 yang kini berlokasi di Griya Lembah Depok, Blok B1 Nomor 5, Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya. Gerakan ini bertujuan untuk merubah perilaku masyarakat yang kurang peduli akan lingkungan dan memberikan pencerdasan atas pengolahan sampah. Karena menurut penggagas Bank Sampah PokLili di Griya Indah sampah bisa diolah dan bernilai ekonomis.

pd 7

“Sampah jika diolah dengan benar, maka akan mengahsailkan nilai ekonomis”, terangnya pada depoktren.com pada saat memberikan workshop di Sekolah al-Fikri.

Di Bank Sampah PokLili pengolahan sampah sudah sangat teratur. Para warga di sekitar Bank Sampah PokLili telah paham dan cerdas dalam memilah milih sampah. Di sini sampah organik dibuat menjadi kompos dan ada pula yang menjadi biogas. Sedangkan dari sampah anorganik Bank Sampah PokLili memisahkan sampah yang bisa dijadikan kerajinan dengan yang tidak.

Produk-produk kerajinan yang dihasilkan oleh anggota Bank Sampah PokLili sudah sangat beragam, mulai gantungan kunci, tas, tempat tisu, tutup galon, dompet, sajadah, taplak meja, dan masih banyak lainnya. Semua produk ini sangat bernilai ekonomis dan ramah lingkungan. Untuk range harga, produk ini dijual mulai dari Rp 5.000 hingga Rp 350.000.

“Dari Dinas juga membantu memasarkan,” ungkap Djuni yang pernah mendapat apresiasi dari Walikota Osaki Jepang, Mr. Higashi Yasuhiro, pada tahun 2011 lalu.

Hingga saat ini anggota dari Bank Sampah Poklili sudah mencapai 238 dari kalangan ibu-ibu perumahan yang cinta lingkungan. Untuk pengurus bank sampah itu sendiri terdiri dari 9 orang pengurus.

PokLili telah melakukan lebih dari 400 workshop di berbagai kalangan dan komunitas. Tak jarang media, pelajar, atau mahasiswa yang mendatangi PokLili untuk sekedar belajar tentang lingkungan atau riset. PokLili sampai saat ini masih aktif untuk mengkampanyekan peduli lingkungan agar semua masyarakat Indonesia berbudaya untuk menjaga lingkungan. (anbf)

 

 1,144 total views

LEAVE A REPLY