Cintai Lingkungan, Green Volunteer SIF Al-Fikri Ciptakan Produk Daur Ulang

0
412

C360_2014-04-10-15-55-01-143

depoktren.com – Sebanyak 10 siswa yang tergabung dalam Kelompok Green Volunteer di Sekolah Islam Fitrah Al-Fikri menikuti workshop daur ulang dari Poklili (Kelompok Peduli Lingkungan) pada Kamis (10/4) di sekolah mereka, Jalan Raden Saleh, Studio Alam, Depok.

Seluruh siswa sangat antusias mendengarkan saat tutor dari Poklili menjelaskan cara membuat produk dari limbah plastik. Masing-masing dari mereka mendapatkan bahan berupa potongan  limbah bungkus kopi atau susu sachet yang nantinya akan dibuat seperti tempat pensil atau dompet.

Priyo Dwi Anggoro, Ketua Kelompok Green Volunteer mengatakan ini adalah kelompok eskul yang konsen di bidang penghijauan. Selain itu di kelompok ini siswa juga diberikan pengenalan tentang menjaga lingkungan dan menumbuhkan rasa peduli dan pentingnya menghargai alam.

Kelompok Green Volunteer itu sendiri beranggotakan 17 siswa mulai dari kelas 7 hingga kelas 9. “Tapi saat ini hanya kelas 7 dan 8 saja yang ikut workshop, kelas 9 sedang persiapan UAN besok”, terang pria asal Madiun yang mendirikan Green Volunteer dua tahun lalu.

Priyo menjelaskan tujuan dibentuknya kelompok ini selain untuk mengenalkan lingkungan kepada siswa juga untuk mendukung program Adiwiyata dari Kementrian Lingkungan Hidup.

Para siswa SIF Al-Fikri sudah dibiasakan dengan program lingkungan. Di sekolah, mereka sudah dapat memilah milih sampah organik dan anorganik mulai dari kelas masing-masing. Mereka dibekali dengan workshop membuat produk daur ulang. Tak lupa mereka juga diajarkan menanam pohon di sekitar sekolah. Para siswa juga telah diajarkan untuk mengukur kadar air di sungai Ciliwung. Dan project berikutnya mereka akan membuat mural di Tempat Pembuangan Sampah di Depok, kegiatan ini juga bekerja sama dengan Milenia Institute, Singapura.

Cicin Khairani, Wakil Kepala Sekolah SMP SIF Al-Fikri, meminta kepada anggota Green Volunteer yang telah mendapatkan  pelatihan tersebut untuk mengajarkan teman temannya dan mengajak siapa saja untuk mencintai lingkungan.

“Ajarkan apa yang sudah kalian dapat ke teman teman kalian”, katanya pada para siswa di akhir workshop daur ulang.

Harapannya dengan dibentuknya kelompok ini dapat meningkatkan kesadaran anak akan pentingnya menjaga lingkngan. Jangan sampai merusak atau mencederai lingkungan, karena efeknya akan dirasakan oleh generasi selanjutnya. “Mulailah dari yang kecil dan dari diri sendiri dulu”, pungkas Priyo. (anbf)

 

 1,093 total views

LEAVE A REPLY