Disperindag Sosialisasikan Kemetrologian

0
150

metrologi-595x280

depoktren.com – Dalam konteks perlindungan konsumen terkait kebenaran hasil pengukuran pada perdagangan barang dan jasa, metrologi berperan sebagai pengamanan perdagangan barang dan jasa. Dalam pengamanan tersebut konsumen menghendaki adanya jaminan kebenaran hasil pengukuran dan kepastian hukum terhadap proses transaksi perdagangan yang menggunakan alat ukur, takar, timbang dan perlengkapannya (UTTP) sebagai dasar penetapan kuantitas dan harga barang dan jasa.

Atas dasar itu Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Depok pagi tadi mengadakan Sosialisasi Kemetrologian, Barang Dalam Keadaan Terbungkus (BDKT) dan Standarisasi Internasional (SI) kepada para pelaku perdagangan , di Wisma Hijau, Mekarsari, Rabu (16/04/2014). Mengundang narasumber dari Balai Kemetrologian Bogor Dedy Suryana dan Idik Herdiyanto, serta Ketua MUI Depok DR.KH Ahmad Dimyathi Badruzzaman, para peserta diberikan pemahaman mengenai UU Metrologi Legal serta pandangan Islam terkait metrologi.

“Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran pelaku usaha sehingga tumbuh sikap jujur dan bertanggung jawab dalam penyediaan barang/jasa yang berkualitas,” ujar Kasi Kemetrologi Disperindag Kota Depok Oki Rachmat.

Oki mengatakan bahwa tak bisa dipungkiri masih saja ada pedagang yang melakukan kecurangan mengurangi takaran dan timbangan, namun dikatakannya bahwa pihak Disperindag terus menerus melakukan sosialisasi terhadap para pedagang, serta menghimbau kepada para konsumen untuk melaporkan jika terjadi kecurangan.

“Kami berkoordinasi dengan pihak provinsi untuk melakukan sidak kepada pedagang, karena saat ini Depok masih belum mempunyai Perda terkait hal ini. Namun kami terus melakukan sosialisasi baik ke pedagang maupun konsumen,” tambah Oki.

Oki juga menjelaskan bahwa target RJPMD Depok pada 2016 nanti  memiliki Balai Kemetrologian sendiri, hal ini dimaksudkan agar dapat mendekatkan masyarakat terhadap pemahaman kemetrologian, serta dapat mengawasinya dengan mudah.

“Dengan memiliki balai sendiri diharapkan Depok dapat menerapkan metrologi legal yang tepat dengan konsisten, sehingga kepercayaan terhadap transaksi antara pelaku usaha dan konsumen dapat meningkat,” ujarnya. (anbf/diskominfo)

 

 452 total views

LEAVE A REPLY