Kurang Mendapat Sambutan Masyarakat Parade Prestasi dan Seni 2014

0
371

parade-595x396depoktren.com-Bertempat di Balai kota Depok, Walikota Nur Mahmudi Isma’il resmi membuka acara parade seni dan prestasi 2014 yang diadakan Pemkot Depok khususnya Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) pada Sabtu (19/4). Namun sayangnya, acara parade ini kurang mendapat sambutan masyarakat dan dirasakan kurang semarak.

Dalam parade ini menampilkan pakaian penganten khas Kota Depok, pakaian adat dari berbagai daerah, selain itu ada juga penampilan tari Godek, tari Topeng Cisalak, pencak silat dan kesenian dari komunitas yang ada di Depok. Peserta parade terdiri dari Muspida, Pegawai dari OPD dan Kecamatan se-Kota Depok, sanggar-sanggar seni, siswa berprestasi, masyarakat umum yang berprestasi, serta kader atau tokoh masyarakat.

parade sepi”Acara Parade Seni Budaya ini merupakan rangkaian dari agenda memperingati hari Ulang Tahun Kota Depok yang akan jatuh pada 27 April mendatang serta mensosialisasikan prestasi dan penghargaan yang diperoleh pemerintah kota Depok kepada masyarakat,” ujar Nur Mahmudi di Balaikota Depok, Sabtu (19/4).

”Ini adalah acara parade seni budaya dan prestasi, Jadi kita mengangkat aneka seni dan budaya yang dimiliki oleh warga Depok, baik yang asli Depok maupun mereka-mereka yang berasal dari berbagai daerah yang saat ini tinggal di Depok” jelasnya.

Peserta parade seni tersebut menggunakan berbagai macam atribut dan pakaian khas daerah dari sabang sampai marauke. Tujuannya adalah sebagai amanah nasional yang harus disukseskan dalam presentasi serta berusaha mmberitahukan khalayak ramai atas berbagai macam prestasi dalam penyelenggaraan pemerintahan, baik dalam tingkat kecamatan dan tingkat OPD terkait. ”Kita berharap warga Depok mengetahui, memahami dan dapat mensyukuri serta terus meningkatkan prestasi demi kemajuan dan kesejahteraan warga Depok,” harap Nur Mahmudi.

Sanggar Seni Ayodya Pala yang ikut serta meramaikan parade menampilkan dua kendaraan hias berisi para penari dengan beraneka kostum tari tradisional. ”Sebanyak 20 penari ikut dalam parade dengan menggunakan kostum tari,” Ujar Ketua Sanggar Tari Ayodya Pala, Baas Cihnosuweko.

Namun, Baas sangat menyayangkan kurangnya sosialisasi dari pihak pantia yang menyebabkan parade dirasakan kurang meriah dan hanya diikuti beberapa instansi saja. Para pelaku usaha di Kota Depok yang cukup banyak tidak dlibatkan. ”Seharusnya para pengusaha dilibatkan juga, sehingga parade ini bisa lebih meriah lagi,” pinta Baas. @dewi

 777 total views

LEAVE A REPLY