Perjuangan Legalitas Perumahan Taman Anyelir 3

0
315

IMG-20140420-WA0003

 

depoktren.com – Perumahan Taman Anyelir 3 adalah komplek perumahan yang berlokasi di Kelurahan Kelimulya Kecamatan Cilodong Kota Depok-Jawa Barat. Mulai dipasarkan apda sekitar bulan Desember 2009 melalui PT Surya Inti Propertindo dan sekitar bulan Januari 2010 telah ada konsumen yang melakukan Akad Kredit dengan pihak Bank Pemberi Kredit. Di pertengahan tahun 2001 sudah terdapat warga yang mulai menempati perumahan tersebut.

Awal tahun 2012 atau tepatnya 2 tahun setelah proses kredit berjalan, warga menyadari bahwa legalitas perumahan Taman anyelir 3 belum ada, maka berpijak dari keadaan tersebut warga mulai melakukan langkah-langkah yang dianggap perlu. Mulai dari korespondensi hingga aksi damai (demo) ke pihak developer, Pemda Depok, dan pihak perbankan (dalam hal ini BTN, BII, dan BRI) untuk memperoleh kepastian legalitas yang dimaksud.

Kondisi terkini Perumahan Taman Anyelir 3 terdapat 732 unit rumah dan telah dihuni oleh 327 KK (data sampai akhir Maret 2014). Bulan September 2013, PT SIP menginformasikan bahwa telah diterbutkan IMB untuk 341 unit rumah, namun hingga saat press release ini disampaikan, warga TIDAK mendapatkan copy dari IMB tersebut dengan berbagai alasan, apalagi untuk legalitas lainnya dapat dipastikan tidak ada. Hal ini bertentangan dengan akad kredit, dokumen/legalitas kepemilikan telah diterbitkan. Berdasarkan hal tersebut maka kami menduga adanya “permainan” antara PT SIP (developer) dengan pihak bank pemberi kredit dikarenakan bank mengucurkan kredit tanpa adanya dokumen legalitas sebagai kagunan kredit.

Setelah beberapa aksi warga TA3 lakukan maka dihasilkan 341 unit rumah yang mendapatkan status IMB dusah release, beberapa blok rumah (12-13-14-15,13, sebagian 14, sebagian besar blok K seagian blok N) belum mendapatkan IMB. Yang mana mereka sudah hampir menghuni dan informasi yang kita dapatkan IPR dari developer belum mendapatkan approval.

Hasil mediasi oleh pemkoy menurut pengkauan pihak developer mereka sudah mendaftarkan semua perijinan di tanggal 18 Maret 2014 pada dinas terkait, namun pengakuan dari pihak tarkim Pemkot Depok belum menerima semua checklist dokumen dokumen perijinannya.

Sebagian besar dari sejumlah 341 unit rumah yang sudah mendapatkan IMB itu pun hingga sekarang belum ada kejelasannya.

Untuk itu semua warga pada aksi demo terakhir adalah menuntut kesanggupan pihak developer yang dijamin oleh para bank pemberi kredit untuk memberikan covernote batas terealisasinya semua perihal legalitas meliputi IMB, AJB, sertifikat SHGB untuk semua unit rumah di TA3.

Dari hasil kesepakatan pada aksi ini pihak developer dan para bank penjamin sudah mensepakati bersama warga bahwa lehalitas perumahan TA3 akans elesai bulan Mei 2015, namun setelah hampir satu bulan lebih draft covernote tidak ada realisasinya dari pihak developer maupun para bank penjamin kredit.

Permasalahan ini juga kami sampaikan ke Pemkot yang direspon dengan penyegelan bangunan. Langkah tersebut juga tidak memberikan dampak positif sehingga warga juga menduga adanya permainan antara developer dan Pemda Depok.

Berkaitan dnegan hal tersebut di atas, maka warga dalam waktu dekat akan melakukan tindakan-tindakan hukum yang diperlukan guna penyelesaian maslaah ini. pihak yang akan digugat adalah PT Surya Inti Propertindo selaku developer/pemnegmbang dan bank pemberi kredit, PT Bank Tabungan Negara, bank Rakyat Indonesia, Bank Internasional Indonesia, Bank Artha Graha.(anbf)

 973 total views

LEAVE A REPLY