Ratusan Caleg Gagal Kepung Sidang Pleno KPUD

0
169

pleno-kpud1depoktren.com-Disaat KPUD Depok membuka Rapat Pleno Penghitungan Suara Pemilu Legislatif 2014 di Gedung PPPTK Sawangan pada Sabtu Malam (19/4), diluar gedung ratusan caleg gagal yang didampingi sejumlah aktivis pergerakan dan LSM di Depok yang tergabung dalam Kordep Jurdil (Koalisi Rakyat Depok Untuk Pemilu Luber Jurdil) menyerukan pernyataan sikap yang isinya menggugat Demokrasi Hitam di Kota Depok.

Isi pernyataan sikap bersama tersebut menyikapi maraknya temuan Kejahatan Pemilu berupa ‘Money Politic’ dengan berbagai macam pola yang salah satunya berbentuk serangan fajar yang dilansir sejumlah media lokal dan nasional, serta indikasi praktik jual beli suara dan manipulasi data dalam proses rekapitulasi penghitungan suara hasil pemilu legislatif 2014 yang dilaksanakan di tingkat Kelurahan dan Kecamatan.

“Segala bentuk kejahatan dan kecurangan dalam pemilu harus diusut dan dibongkar tuntas, sebab ini merupakan cerminan Demokrasi Hitam di Kota Depok,” ujar Wawan, dari Presidium Kordep Jurdil.

Kasno, Ketua LSM KAPOK yang juga merupakan Presidium KORDEP JURDIL menyatakan bahwa, berdasarkan UU No.8 Tahun 2012 tentang pemilihan umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah pada Bab XIX perihal Partisipasi Masyarakat dalam penyelenggaraan pemilu, maka kami dari Kordep Jurdil Menuntut:

1. Umumkan seluruh data C1 secara terbuka kepada masyarakat.

2. Umumkan secara terbuka berita acara penggunaan surat suara cadangan (2% dari DPT) di tiap-tiap TPS, khususnya terkait jumlah pemilih cadangan di seluruh Kota Depok yang memilih hanya dengan menggunakan KTP atau Paspor, tanpa surat undangan atau pemberitahuan dari PPS. Karena kami meyakini terjadi pelanggaran di Kota Depok terhadap Pasal 150 UU No.8 Tahun 2012.

3. Panwaslu dan aparat kepolisian agar mengusut tuntas kasus-kasus ‘Money Politic’, kecurangan dan kejahatan Pemilu yang terjadi di Kota Depok.

4. KPUD Depok Segera melakukan perhitungan secara total jumlah partisipasi pemilu dan jumlah hasil suara TPS per TPS secara transparan.

Tuntutan Kordep Jurdil ini bertujuan untuk membongkar Demokrasi Hitam di Kota Depok, dan menegakkan demokrasi sejati. Rencananya, pada hari senin (21/4) Kordep Jurdil akan melakukan aksi demonstrasi 2.000 massa gabungan caleg gagal ke lokasi Pleno KPUD di Sawangan, Depok. @dewi/rs

 707 total views

LEAVE A REPLY