Bank Sampah MPL Resmi Dibuka

0
987

SAM_0985

 

depoktren.com – Ada kabar gembira untuk para warga sekitar komplek Sawangan Regency. Pasalnya pada hari Minggu (20/4) diresmikan Bank Sampah Masyarakat Peduli Lingkungan atau disingkat Bank sampah MPL yang berlokasi di Sawangan Regency Blok F No 10.

Menurut penuturan dr. Elza Novita selaku ketua koordinator Grand Launching Bank Sampah MPL, kegiatan tersebut diisi dengan pembukaan Bank Sampah yang diresmikan langsung oleh bapak Camat Sawangan, Eko Herwiyanto, AP. M.Si, dan turut hadir pula Lurah Bedahan, H. R. Deden Kosasi, S.Sos, para warga sekitar dan ebberapa pengurus bank sampah lainnya.

S1060089

Di Grand Launching ini diadakan kegiatan perlombaan dari tingkat TK dan juga SD. Perlombaan yang diadakan adalah menghias limbah plastik air mineral dan juga hasta karya dari limbah rumah tangga yang tak terpakai. Antusiasme warga sangat besar, dilihat dari jumlah peserta yang mengikuti perlombaan tersebut mencapai 92 anak. Dari anak TK sebanyak 44 peserta, SD kelas 1-3 sebanyak 33 peserta, dan SD kelas 4-6 sebanyak 15 peserta.

S1060045

Selain itu dibuka pula stand-stand bazar yang jumlahnya mencapai 22 stand. Stand tersebut diikuti oleh masyarakat sekitar Sawangan Regency dan ada pula dari masyarakat luar komplek tersebut. Barang yang ditawarkan pun beragam, dari mulai makanan, minuman dan lain sebagainya.

Bank Sampah MPL sendiri telah beroperasi semenjak Desember da diketuai oleh Wiwi Gustiwi. Terdapat 16 pengurus Bank Sampah yang sama-sama berusaha memsosialisasikan aksi cinta lingkungan dengan cara penyuluhan pengolahan sampah. Untuk jam operasional Bank Sampah MPL mulai dibuka hari Minggu jam 07.00 WIB hingga selesai.

Wiwi juga menjelaskan bahwa pihaknya sangat berharap adanya dukungan dari pemerintah kota agar Bank Sampah ini bisa maju, khsususnya pada bidang sampah organik. Wiwi menambahkan, Banks Sampah MPL belum memiliki alat untuk mengolah sampah organik menjadi kompos. Oleh sebab itu perhatian dan dukungan pemerintah sangat dibutuhkan disini.

“Harapannya banyak, tapi yang paling penting sekarang adalah alat untuk mengolah kompos”, harap ketua Bank Sampah MPL yang merupakan guru di SMPN 2 Depok dan juga aktif di Ciliwung Comunnity dan Green Teacher Indonesia ini. (anbf)

 1,841 total views

LEAVE A REPLY