Panitia Pecah Rekor MURI: Tak Ada Siomay Basi

0
268

 

 

depoktren.com – Depok memecahkan rekor MURI yaitu dalam kategori penyajian siomay mocaf terbanyak, Ahad (27/4). Depok berhasil menyajikan sebanyak 18.274 porsi somay yang terbuat dari mocaf. Acara pecah rekor MURI ini berlangsung di depan gedung Balaikota Depok yang dihadiri oleh pengamat kuliner nasional, Bondan ‘Mak Nyos’ Winarno, dan sejumlah utusan dari MURI yakni Prof Ahmad Subagyo serta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) se Kota Depok, seluruh PNS Pemkot Depok, pelajara se Kota Depok, wartawan Depok dan masyarakat umum yang semuanya berbaur menjadi satu guna berpartisipasi dalam pemecahan rekor MURI ini.

Mocaf sendiri merupakan singkatan dari Modified Cassava Flour yang berarti produk tepung dari ubi kayu (manihod esculenta crantz) yang diproses menggunakan prinsip memodifikasi sel ubi kayu secara fermentasi sehingga dihasilkan tepung singkong dengan karakteristik mirip terigu sehingga dapat digunakan sebagai bahan pengganti terigu.

Kegiatan ini dilakukan dalam rangka memperingati hari ulang tahun Kota Depok yang ke-15. Untuk memeriahkannya Pemkot Depok membuat acara pecah rekor ini, selain itu untuk mensosialisasikan tepung mocaf yang berasal dari singkong. Sehingga diharapkan para masyarakat mengetahui alternatif lain selain tepung beras yakni tepung mocaf yang dinilai lebih bersahabat dengan kesehatan tubuh manusia.

Ada isu yang mengatakan bahwa siomay yang disajikan sudah basi. Saat dikonfirmasi Harbi, salah satu peserta, mengatakan “saya juga makan, gak basi, cuma memang ada yang sudah agak bau”, ungkapnya pada depoktren.com.

Fatir, panitia pecah rekor MURI, mengatakan ke depoktren.com saat dikonfirmasi pihaknya belum mengetahui adanya keluhan tersebut.

“Saya bingung harus jawab apa, karena saya sendiri gak ngerasain itu. Tapi yang jelas sampai saat ini belum ada hal-hal yang perlu direspon terkait acara itu. Kalau memang ada info-info yang kurang menyenangkan dan bisa dikomunikasikan kesahihan infonya, silahkan infokan ke kita biar dikroscek”, jawabnya. (anbf)

 

 719 total views

LEAVE A REPLY