Adita Maya Safira, Giat Promosikan Depok

0
887

aditya-depoktren

depoktren.com-Menjadi Mpok Depok 2013-2014 merupakan pengalaman berharga bagi Adita Maya Safira. Tak hanya terlibat dalam banyak kegiatan, namun juga mendapat kesempatan ikut mempromosikan Depok ke berbagai tempat.

 

“Banyak pengalaman yang berharga,” papar Adita. Apalagi ilmu Kehumasan yang ditekuninya nyambung dengan perannya sebagai Mpok Depok. Keluarganyapun juga mendukung kiprahnya. Kesibukannya kuliah di Fikom Unpad di Jatinangor, Sumedang tetap dilakoninya dengan baik.

 

Adita begitu antusias bercerita tentang Tari Topeng Cisalak dan Gong Bolong, seni budaya khas Depok. “Saya pernah bertugas menjelaskan seni budaya Depok pada pameran di Medan,” ujar dia.

 

Tak hanya itu, Adita juga memperkenalkan batik motif program one day no rice (ODNR) khas Depok. “Ini baju batik khas Depok,” ujar Adita sambil menunjukan busana yang dipakainya. Batik khas Depok dijadikan bawahan dikombinasikan kain sutra merah menyala sebagai atasan.

 

Menurut Adita, batik khas Depok yang dikenakan diproduksi oleh pengrajin batik binaan salah satu Dinas dilingkungan Pemkot Depok. Beberapa motif batik telah dikembangkan dengan mengangkat ikon-ikon Depok. Adita pun menjelaskan berbagai seni, budaya maupun lokasi wisata yang berpotensi menjadi ikon Depok.

 

“Program ODNR ini banyak yang tertarik dan minta penjelasan lho saat saya bertugas di pameran-pameran,” papar Adita yang menjalani sekolah SD dan SMP di Bali serta SMA di Jakarta ini karena mengikuti tugas ayahnya yang bekerja di PT Garuda Indonesia ini. Dia mengungkapkan program ODNR bisa menjadi ikon kota Depok.

 

Adita pun mengungkapkan bahwa di Depok tempat depo lokomotif terbesar di Asia Tenggara. Selain ada mesjid kubah emas, tempat sanggar keramik, sentra agrowisata belimbing serta berbagai lokasi wisata lainnya. Depok menurut dia juga memiliki jalan Margonda yang juga berpotensi menjadi tujuan wisata jika dikelola dengan baik.

 

Margonda yang ada kawasan pemerintahan, bisnis dan pendidikan, menurut dia berpotensi besar dikembangkan sebagai ikon kota Depok. Apalagi di sepanjang jalan Margonda kini juga berkembang berbagai pusat kuliner. “Jadi tinggal membuat paket wisata ke Depok kan he he,” ujar dia sumringah. Sambil kuliner yah Mpok…(ris)
 

 1,936 total views

LEAVE A REPLY