Mari Membiasakan Makan Telur dan Minum Susu

0
418

telor-595x396depoktren.com-Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kota Depok bekerjasama dengan D’Kandang Farm pagi tadi mengadakan kegiatan Gerakan Makan Telur dan Minum Susu (Gerimis) di SDN 3 Curug, Bojongsari, Senin (12/05/2014). Gerakan ini dirasa sangat penting untuk dilaksanakan, mengingat jumlah penduduk Kota Depok saat ini ±1,9 juta jiwa, dan 34% diantaranya adalah anak-anak.

Sejalan dengan kondisi tersebut, Pemerintah Kota Depok telah mencanangkan Program Depok Kota Layak Anak, dengan harapan agar anak-anak Kota Depok dapat menjadi generasi yang unggul dan berkualitas. Guna menyiapkan dan membentuk generasi yang unggul dan berkualitas, maka seorang anak membutuhkan asupan gizi yang baik, dengan memberikan edukasi kepada masyarakat khususnya anak-anak agar membiasakan diri mengkonsumsi makanan yang Bergizi, Berimbang, Beragam, aman dan berkualitas (3B).

“Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada para siswa agar dapat memahami dan membiasakan diri mengkonsumsi makanan 3B yaitu makanan yang bergizi, berimbang, beragam,  aman, berkualitas berbahan baku lokal serta meningkatkan gizi masyarakat dan anak sekolah,” ujar Kepala Bidang Peternakan Distankan Kota Depok Tinte Wirasutisna.

Pagi tadi sebanyak 450 siswa yang berasal dari SDN Curug 1, 2 dan 3 mengikuti gerakan makan telur dan minum susu. Selanjutnya kegiatan ini akan dilaksanakan kembali Rabu, 14 Mei 2014 di SDN 1, 2 dan 3 Grogol dan Rabu, 21 Mei 2014 di SDN Kedaung 1. Secara keseluruhan Distankan menargetkan sasaran sebanyak 1.050 siswa, dilaksanakan di 3 (tiga) kecamatan, yaitu Kecamatan Bojongsari 450 siswa, Kecamatan Limo 450 siswa dan Kecamatan Sawangan 150 siswa.

Sementara itu  Kepala UPT Pendidikan Kecamatan Bojongsari Ratman Latif  mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk konkrit dari keseriusan Pemkot untuk menjalankan program Kota Layak Anak (KLA) yang harus disambut baik oleh pihak sekolah di Bojongsari.

“Kita harus memahami bahwa asupan gizi yang baik sangat dibutuhkan oleh anak karena jika dibiasakan  mengkonsumsi  susu dan telur badan menjadi sehat, kuat, cerdas dan tangkas hingga prestasi dapat meningkat,” ujar Ratman Latif.

Telur merupakan bahan makanan yang sangat akrab dengan kehidupan kita sehari-hari. Telur sebagai sumber protein mempunyai banyak keunggulan, antara lain; kandungan asam amino paling lengkap dibandingkan bahan makanan lain seperti ikan, daging, ayam, tahu, tempe, dan lain sebagainya. Telur juga mempunyai citarasa yang enak sehingga digemari oleh banyak orang. Telur juga berfungsi dalam aneka ragam pengolahan bahan makanan. Selain itu, telur termasuk bahan makanan sumber protein yang relatif murah dan mudah ditemukan. Hampir semua orang membutuhkan telur.

Sedangkan susu adalah makanan asal hewan yang mempunyai nilai gizi tinggi dan dapat digunakan sebagai makanan manusia segala umur, sehingga susu merupakan makanan yang dapat dikatakan sempurna. Susu juga merupakan sumber protein yang sangat baik setelah telur. Kandungan gizi dalam susu dapat meningkatkan pertumbuhan serta membantu menjaga keseimbangan metabolisme, mendukung pertumbuhan tulang dan gigi, serta membantu pembentukan sel-sel darah dan jaringan tubuh. Disamping itu, dalam susu juga terdapat kandungan berbagai mineral yang dapat memperlambat osteoporosisis.

Selain itu dalam telur terdapat kandungan vitamin A yang berfungsi untuk memperkuat tulang dan gigi bagi anak-anak, membantu memelihara kulit yang sehat dan mencegah lapisan mulut, hidung, tekak, paru-paru, dan salur kencing agar tidak tidak mudah terjangkit kuman, serta membantu mengatur sistem kekebalan (immune system) dengan membuat sel darah putih yang berfungsi untuk menekan bakteria dan virus berbahaya. @ardian

 1,071 total views

LEAVE A REPLY