7 Siswa ABK Pukau Penonton dengan Tari Shalawat di Depok Edu Fair 214

0
569

20140524_110541

depoktren.com – STIFin dan PT Mitra Global menggelar Depok Edu Fair 2014 di pusat perbelanjaan Depok Town Square. Acara ini juga didukung oleh Dinas Pendidikan Kota Depok selaku aparatur negara yang membawahi bidang pendidikan.

 

Ada yang spesial dalam rangkaian acara Depok Edu Fair 2014, pada opening ceremony, MC memanggil 7 siswa Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dari SDIT Ruhama Depok untuk tampil dan menunjukkan bakat mereka.

 

Dengan dibantu para guru pendamping ke-7 anak istimewa ini berbaris untuk penampilan tari sholawat. Gerakan yang ditarikan cukup simple namun  7 anak ini menari dengan sangat semangat walau sang guru tetap harus berdiri di depan panggung sebagai instruktur gaya. Selepas penampilan para penonton terpukau dan tepuk tangan pun bergemuruh tanda apresiasi untuk penampilan mereka.

 

Lina Marlina, salah satu guru pendamping, mengatakan tak butuh waktu yang lama untuk latihan tari shalawat. “Mereka semua semangat, cukup 7 kali latihan”, katanya kepada depoktren.

 

7 siswa istimewa merupakan siswa SDIT Ruhama yang duduk di kelas 1 hingga kelas 6. Faras dan ke-6 kawannya mengalami gangguan konsentrasi, DS, dan tuna grahita.

 

SDIT Ruhama merupakan salah satu lembaga pendidikan yang menerima siswa berkebutuhan khusus atau biasa disebut dengan sekolah inklusi. Hingga saat ini siswa ABK di SDIT Ruhama berjumlah 18 siswa.

 

Sekolah yang berlokasi di Jatijajar Blok D ini menginginkan bahwa siswa ABK dapat bersosialisasi dengan para siswa reguler, begitu pun sebaliknya. Sehingga tak lagi ada jarak mereka berinteraksi dan bersosialisasi.

 

“Pada dasarnya mereka sama, namun memang butuh perhatian khusus karena mereka anak istimewa, sehingga dalam proses pembelajaran setiap siswa ABK akan didampingin oleh satu guru pendamping atah shadow teacher”, pungkas Lina. (anbf)

 

 1,348 total views

LEAVE A REPLY