Mulai 1 Juni, Perjalanan KRL Bertambah Menjadi 645

0
225

IMG_20140522_092526

depoktren.com–Mulai 1 Juni 2014, perjalanan KRL atau commuter line bertambah menjadi 645 dari sebelumnya 589. Selain itu seluruh rangkaian yang dioperasikan menjadi 10 gerbong.

 

 
“Kami juga akan menambahkan menjadi sepuluh kereta dari yang sebelumnya delapan kereta,” kata Apriyono, Direktur Operasional PT Kereta Api Commuter Jabotabek (KCJ) di Jakarta hari ini.

 

 

 

Penambahan dan perubahan jadwal perjalanan KRL termuat dalam Gapeka (Grafik Perjalanan Kereta) 2014 yang dikeluarkan oleh Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan. Langkah ini untuk mengatasi penumpukan penumpang saat jam sibuk.

 

 
Gapeka 2014 ini akan melayani 645 perjalanan kereta api yang sebelumnya 589 perjalanan setiap harinya. PT KCJ selaku pengelola KRL akan memberlakukan jadwal ini mulai 1 Juni 2014.

 

 

Untuk melayani 645 perjalanan kereta ini PT KCJ akan mengoperasikan 56 loop yang dilayani dengan 56 rangkaian kereta api. Sampai saat ini, rute dari Bogor/ Depok paling besar dengan 33 rangkaian kereta yang melayani 294 perjalanan setiap hari.

 

 

Disusul oleh jalur Bekasi yang dilayani sembilan kereta untuk 117 perjalanan. Kemudian, jalur Serpong dilayani delapan kereta untuk 104 perjalanan. Serta, lintas Tangerang dengan tiga rangkaian kereta setiap hari ada 62 perjalanan.

 

 

Selain itu, KCJ juga akan menjalankan tiga rangkaian non komersial (feeder) yang melakukan 68 perjalan tiap harinya. Rute feeder ini akan melayani Manggarai-Sudirman-Karet-Tanah Abang-Duri-Kampung Bandan-Jakarta Kota PP dan Kampung Bandan-Jakarta Kota PP.

 

 

 

Perubahan dan penambahan jadwal perjalanan Gapeka tahun ini dibuat sehubungan dengan beroperasinya jalur ganda lintas utara pulau Jawa. Ini membuat waktu tempuh Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) akan dilalui secara singkat.

 

 

 

Selain itu, seperti diungkapkan Apriyono, penambahan rute perjalanan tersebut merupakan pelaksanaan program pengadaan KRL sekitar 488 unit. Saat ini, KCJ telah membeli lagi 176 unit dari Jepang, yang akan dilakukan secara bertahap dan diharapkan selesai Agustus tahun ini.(ris/dbs)

 

 608 total views

LEAVE A REPLY