Langkanya Gas Elpiji Buat Wakil Wali Kota Depok Geram

0
427

gas elpijidepoktren.com-Wakil Wali Kota Depok Idris Abdul Shomad sangat geram dengan pengusaha yang merugikan masyarakat hanya untuk mengeruk keuntungan pribadi terkait kelangkaan gas elpiji akhir-akhir ini, terutama menjelang Ramadhan.

”Kami akan proses dengan cara menyurati kementerian terkait agar pengusaha nakal itu diberi sanksi. Mulai teguran hingga penghentian distribusi gas bedrsubsidi tersebut, kalau perlu diproses melalui jalur hukum,” ujar Idris.

Beberapa bulan belakangan, sejumlah daerah di Depok, mulai mengalami kelangkaan gas elpiji isi tabung 3 kg seperti di Sawangan dan sekitarnya, serta Cimanggis dan Sukmajaya sekitarnya. Keluhan ibu-ibu rumahtangga ditanggapi pemilik pangkalan dan agen bahwa kelangkaan lantaran adanya pemotongan kuota sampai 50 persen.

Asisten Manajer Pertamina Unit Region III, Milla Suciyani, menyebut distribusi Pertamina normal. Rumor di lapangan menyebutkan empat gas melon seharga Rp 14.500/tabung tiga kg disuntikkan masuk tabung gas 12 kg seharga Rp 100ribu/tabung atau ada keuntungan sampai Rp 42ribu/tabung 12 kg jika ke-4 tabung tiga kg seharga Rp 58 ribu dijual seharga tabung 12 kg yang Rp 100 ribu.

Kepala Dinas Perindustrian & Perdagangan (Perindag) Depok, Agus Suherman, mengungkapkan segera menyelidiki penyebab kelangkaan tersebut. Apakah lantaran adanya pengusaha nakal seperti itu, atau meningkatnya kebutuhan terhadap gas elpiji jenis melon karena perpindahan konsumen tabung 12 kg ke tiga kg, atau memang tersendatnya pasokan dari Pertamina, atau karena politisasi menjelang Pemilu Presiden (Pilpres).

”Kami akan terjunkan tim menyelediki dan mengevaluasi,” tegas Agus. ”Kami meminta masyarakat jangan panik karena kelangkaan gas elpiji jelang Ramadhan,” tandasnya. (adn)

 1,041 total views

LEAVE A REPLY