Jokowi dari Rakyat Biasa, Wali Kota, Gubernur lalu Menuju RI 1 (2)

0
341

kursidepoktren.com-Penggusuran yang dialaminya sebanyak tiga kali di masa kecilnya Jokowi memengaruhi cara berpikirnya dan kepemimpinannya kelak setelah menjadi Wali Kota Surakarta saat harus menertibkan permukiman warga dan pedagang kakli lima (PKL).

Karier politik pria yang ramah dan murah senyum ini dimulai dengan menjadi Wali Kota Surakarta pada tahun 2005. Namanya mulai dikenal setelah dianggap berhasil mengubah wajah kota Surakarta menjadi kota pariwisata, budaya, dan batik. Di bawah kepemimpinannya, bus Batik Solo Trans diperkenalkan, berbagai kawasan seperti Jalan Slamet Riyadi dan Ngarsopuro diremajakan, dan Solo menjadi tuan rumah berbagai acara internasional.

Selain itu, ayah dari tiga anak ini yakni Gibran Rakabuming Raka, Kahiyang Ayu dan Kaesang Pangarep juga dikenal akan pendekatannya dalam merelokasi PKL yang “memanusiakan manusia”. Berkat pencapaiannya ini, pada tahun 2010 ia terpilih lagi dengan suara melebihi 90 persen. Kemudian, pada tahun 2012, ia dicalonkan oleh PDI-P sebagai calon Gubernur DKI Jakarta.

Pada 20 September 2012, Jokowi berpasangan dengan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dengan ikon baju kota-kotak merahnya berhasil memenangkan Pilkada Jakarta 2012, dan kemenangannya dianggap mencerminkan dukungan populer untuk seorang pemimpin yang “baru” dan “bersih” serta “sederhana”, meskipun umurnya sudah lebih dari lima puluh tahun.

Jokowi akan menjabat Gubernur Jakarta selama lima tahun dan berakhir pada tahun 2017. Selama menjabat sebagai gubernur, ia melancarkan berbagai program seperti Kartu Jakarta Sehat, Kartu Jakarta Pintar, lelang jabatan, pembangunan Angkutan Massal Cepat (MRT) dan Monorel, pengembalian fungsi waduk dan sungai, serta penyediaan ruang terbuka hijau (RTH).

Semenjak terpilih sebagai gubernur, popularitasnya melambung tinggi dan ia terus menjadi sorotan media. Akibatnya, muncul wacana untuk menjadikannya calon presiden untuk pemilihan umum presiden Indonesia 2014. Ditambah lagi, hasil survei menunjukkan bahwa nama Jokowi terus diunggulkan.

Pada awalnya, Ketua Umum PDI-P, Megawati Soekarnoputri menyatakan bahwa ia tidak akan mengumumkan Calon Presiden PDI-P sampai setelah pemilihan umum legislatif 9 April 2014. Namun, pada tanggal 14 Maret 2014, Jokowi telah menerima mandat dari Megawati untuk maju sebagai calon presiden dari PDI-P, tiga minggu sebelum pemilihan umum legislatif dan dua hari sebelum kampanye. Dan Jokowi akhirnya menjadi Capres berpasangan dengan Cawapres Jusuf Kalla yang akan bersaing menuju RI 1 dengan Capres dan Cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. (adn)

Nama  : H Joko Widodo
Lahir :    Surakarta 21 Juni 1961
Agama : Islam
Pendidikan : S1 Universitas Gadjah Mada
Istri : Hj Iriana
Anak  :    Gibran Rakabuming Raka
: Kahiyang Ayu
: Kaesang Pangarep
Partai politik : Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP

 671 total views

LEAVE A REPLY