Pemkot Depok: Sebanyak 2.000 Pohon Rawan Tumbang

0
1086
Akibat hujan deras yang disertai angin kencang sebuah pohon kapuk raksasa yang sudah tua, berusai puluhan tahun tumbang menimpa rumah warga di Depok beberapa waktu lalu
Akibat hujan deras yang disertai angin kencang sebuah pohon kapuk raksasa yang sudah tua, berusai puluhan tahun tumbang menimpa rumah warga di Depok beberapa waktu lalu
Akibat hujan deras yang disertai angin kencang sebuah pohon kapuk raksasa yang sudah tua, berusai puluhan tahun tumbang menimpa rumah warga di Depok beberapa waktu lalu

depoktren.com-Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, terus melakukan upaya pendataan jumlah pohon tua yang ada di Kota Depok. Pohon tua tersebut dinilai rawan tumbang dan membahayakan pengguna jalan, apalagi cuaca yang tak menentu terutama saat hujan deras yang disertai angin kencang.

“Pohon-pohon pelindung yang jumlahnya ribuan terus kami inventarisir, terlebih pohon-pohon yang usianya sudah di atas 10 tahun. Karena pohon yang di atas 10 tahun itu rawan tumbang yang dapat membahayakan masyarakat,” ujar Hardiman, Kabid Pertamanan DKP Pemkot Depok.

Hardiman menjelaskan, jika pohon yang sudah membahayakan maka akan dilakukan penebangan. Namun begitu, pihaknya juga langsung mengganti dengan pohon yang baru yang usianya lebih muda.

“Tentu, jika sudah ditebang kami ganti dengan yang baru. Namun, jika itu sudah tua akan tetapi tidak membahayakan kami akan memelihara dan melakukan pemangkasan terhadap pohon itu,” jelasnya.

Lebih lanjut Hardiman menerangkan, di tahun ini tepatnya di segmen tiga, pihak DKP akan melakukan penghijauan kembali di Jalan Raya Margonda tepatnya di depan Margo City hingga taman UI. Adapun jenis pohonnya akan sama dengan pohon yang telah ditanam di sepanjang separator. Dikatakannya, DKP juga akan menanam pohon di area pertamanan seperti Taman Weli dan Taman Mawar.

“Tugas kami tak lain untuk merawat dan memelihara pohon-pohon yang sudah ditanam. Jadi, kalau ada yang membahayakan dan mau mati kami langsung laporkan ke Badan Lingkungan Hidup (BLH) Depok untuk ditanam kembali,” katanya.

Kepala DKP Kota Depok, Zamrowi mencatat, sedikitnya 2.000 pohon di Depok masuk kategori rawan tumbang. Kebanyakan pohon rawan tumbang itu adalah jenis trembesi yang berada di sepanjang ruas Jalan Raya Bogor dan di Jalan Raya Sawangan. Sehingga pengendara yang melintas harus selalu waspada. Terutama pada saat musim penghujan disertai angin kencang.  Pohon rawan tumbang itu rata-rata berusia diatas 30 tahun. “Kami turunkan sebanyak 75 petugas pemangkas pohon untuk memantau pohon-pohon yang rawan tumbang tersebut,” tandas Zamrowi.  (adn)

 2,588 total views

LEAVE A REPLY