BNN: 40 Jenis Baru Narkoba Tak Terdaftar di UU

0
737

20140620_150653

depoktren.com – Jum’at (20/6/2014) Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Depok mengadakan Pagelaran Seni dan Budaya dalam Rangka Hati Anti Narkotika Internasional tahun 2014 yang bertempat di Aula Graha Insan Cita, Kelapa Dua, Depok.

 

Kegiatan ini dilaksanakan guna mensosialisasikan ancaman dan bahayanya narkoba bagi kehidupan generasi muda. Peserta yang hadir merupakan para siswa SMA se-Depok beserta dewan guru. Hadir pula Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail, dan Kepala BNN Kota Depok.

 

Rudi Hartono, Kepala BNN Kota Depok, menjelaskan bahwa generasi muda atau remaja merupakan fokus utama BNN dalam penyadaran akan bahaya narkotika. Hal ini dikarenakan hasil riset BNN yang bekerja sama dengan Universitas Indonesia menyatakan bahwa 9 dari 10 remaja pernah menyalahgunakan obat terlarang.

 

Rudi menambahkan obat-obatan yang paling banyak beredar di kalangan remaja adalah shabu. dan pergerakan pengedar narkoba saat ini sudah sangat meningkat. Para pengedar tidak lagi mengenal mana si kaya mana si miskin. Kini semuanya menjadi target untuk menggunakan narkoba.

 

Lebih lanjut ia menjelaskan, ada 40 jenis baru obatan terlarang yang masuk ke Indonesia dan belum terdaftar di Undang-Undang sehingga akan melemahkan proses hukum jika sudah berhasil ditangkap.

 

Di akhir ia menegaskan bahwa pegelaran budaya ini dilaksanakan agar para remaja benar-benar memahami dan mengerti bahwa narkoba perlu diketahui tapi tidak untuk dinikmati.

 

“Kami mengajak dengan pagelaran seni dan budaya ini agar remaja di Depok memahami bahwa narkoba perlu diketahui namun bukan untuk dinikmati,” pungkasnya. (anbf)

 1,320 total views

LEAVE A REPLY