Damkar: Petasan Dapat Memicu Kebakaran

0
453

para-pedagang-menjajakan-beragam-jenis-dan-ukuran-petasan-_130802145459-107

depoktren.com – Ramadhan identik dengan kembang api. Tak heran jika saat Ramadhan penjual kembang api pun ikut menjamur. Namun sering kali kembang api pun dapat menjadi penyebab atas kebakaran jika digunakan dengan ceroboh.

 

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Depok, Yayan Aryanto beberapa hari yang lalu saat ditemui di sela-sela kerjanya. Menurutnya, petasan dan kembang api merupakan ancaman besar yang menyumbang potensi kebakaran. Yayan juga mengatakan, ancaman kebakaran yang disebabkan kembang api semakin berbahaya bila dibakar di pemukiman padat penduduk.

 

“Percikan api yang ditimbulkan sangat berbahaya, kalau bisa jangan dipermukiman, carilah lahan luas untuk membakar kembang api,” tandasnya.

 

Kadis Damkar tersebut menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak sembarangan membakar kembang api apalagi dilakukan ditempat yang mudah terbakar dan jangan mengarahkan kembang api ke kabel listrik. Untuk menghadapi potensi bahaya kebakaran tersebut, Yayan mengaku akan siaga 24 jam, bila sewaktu-waktu bahaya kebakaran mengancam, baik akibat kembang api ataupun kebakaran lainnya.

 

Sementara itu, pedagang kembang api di Depok Lama, Ridwan (32) mengaku dirinya bisa menjual ratusan batang kembang api dalam sehari dan juga petasan baik ukuran besar maupun ukuran kecil. Diakuinya, penjualan kembang api akan semakin meningkat pada akhir bulan puasa hingga malam lebaran nanti, hal itu terjadi karena masyarakat kerap melakukan pesta kembang api.

“Bulan puasa memang penjualan semakin tinggi dan biasanya akan habis menjelang lebaran,” ujarnya. (anbf)

 

Sumber: depok.go.id

 1,338 total views

LEAVE A REPLY