Idris: Jasa Pendidik Tak Dapat Dinilai dengan Materi

0
167

C360_2014-07-17-09-18-55-344

depoktren.com – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pendidikan Kecamatan Sukmajaya menggelar Rapar Koordinasi bersama selururh kepala sekolah baik sekolah negeri maupun sekolah swasta se-Kecamatan Sukmajaya di UPT Sukmajaya, Kamis (17/7/2014).

Kepala UPT Pendidikan Sukmajaya, Enting Djayadi, menjelakan diadakannya rakor ini guna memperkuat koordinasi antara sekolah negeri, swasta, dan pemerintah. Selain itu rakor ini juga bisa menjadi ajang sharing bagi tiap sekolah jika terdapat masalah terkait pendidikan.

“Semoga seluruh SDN maupun SD Swasta di kecamatan ini dapat saling berhubungan dalam membangun pendidikan yang lebih baik,” tutur Enting.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Walikota Depok, KH. M. Idris Abdul Shomad, mengatakan bahwa dalam dunia pendidikan jasa guru dan semua komponen di dalamnya tak dapat dinilai dengan materi. Prestasi jasa terkadang tidak dapat dinilai dengan materi.

Idris menambahkan bahwa konsep Trilogi pendidikan harus terus diterapkan. Yakni komunikasi antara kepala sekolah/guru, orang tua, dan lingkungan. Sehingga pendidikan tidak hanya dibebankan kepada pihak sekolah.

Alumni Gontor ini memberikan apresiasi yang besar kepada seluruh pihak terkait dalam pelaksanaan pendidikan di Kota Depok. Semua pasti mengalami kekurangan, tetapi semua itu tidak lepas dari profesionalitas maupun integritas.

Selain itu, disamping dalam menjalankan tugas-tugas kewajiban di sekolah, mereka bekerja sesuai aturan Undang-Undang Dasar (UUD) yang berlaku. “Meskipun berpanduan pada aturan yang ada, kita tetap harus lebih fleksibel menerapkannya kepada staff dan guru-guru lain di sekolah. Tentunya tanpa melanggar UUD yang berlaku. Implementasinya juga tetap harus melihat psikologi seseorang,” pungkasnya. (anbf)

 517 total views

LEAVE A REPLY