Lebih Disukai Pelayanan Jamkesda Daripada BPJS

0
161

jamkesmasdepoktren.com-Sejumlah warga miskin di Depok tampaknya lebih memilih Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) daripada Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS). Alasanyan, karena birokrasi yang rumit ditambah tidak seluruh rumah sakit swasta menerima pasien BPJS.

Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail membenarkan hal itu lantaran nilai kapitasi Jamkesda lebih tinggi ketimbang BPJS. ”Di masa transisi saat ini, kami akan terus melakukan pendampingan program BPJS,” ujar Nur Mahmudi yang mengakui memang banyak RS swasta yang belum bersepakat soal sistem tarif.
Hanya tujuh RS swasta yang siap ikut BPJS.

”Tapi saya yakin perlahan melalui pendampingan Pemkot Depok, seluruh RS swasta akan sepakat dengan BPJS. Plafon BPJS memang tak terbatas, hanya saja melalui standar harga, Jamkesda jatah per tahun tiap warga Rp 100 juta, klaimnya juga mudah, kalau obat tergantung dokter. Bicara kualitas obat bisa jadi lebih bagus Jamkesda,” tutur Nur Mahmudi.

Selain itu, lanjut Nur Mahmudi, banyak masyarakat menilai BPJS bikin repot, birokrasinya rumit. Urus Jamkesda lebih cepat dibanding BPJS. Untuk mendapatkan layanan Jamkesda cuma meminta rekomendasi RT RW, puskemas setempat lalu Dinas Kesehatan (Dinkes) Depok. Selanjutnya, anggota keluarganya yang sakit dapat langsung mendapat pelayanan rumah sakit (RS), baik dapat di RSUD Depok maupun di RS swasta yang ada di Depok. (adn)

 678 total views

LEAVE A REPLY