Antisipasi Tawuran, BPMK Akan Bentuk Pusat Informasi Konselor Remaja

0
239

Pelajar-di-Bogor-Tawurandepoktren.com-Menyikapi kasus tawuran pelajar di Kota Depok, Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (BPMK) Kota Depok akan mengadakan penyuluhan kepada Guru BP di setiap sekolah pada Rabu (20/8). Penyuluhan ini terkait dengan pembentukan Pusat Informasi Konselor Remaja (PIKR) di setiap sekolah.

Kepala BPMK Kota Depok, Widyati Riyandani menjelaskan bahwa nantinya PIKR ini memiliki fungsi sebagai konseling baik untuk orang tua maupun siswa sendiri. Dengan begitu diharapkan siswa dapat dipantau terus baik perkembangan dan kegiatannya.

”Hal yang harus dilakukan adalah parenting, ini bisa dilakukan sekolah saat mengambil raport ataupun mereka mengundang para orang siswa dalam satu kesempatan. Nanti juga kami akan mengundang Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak dalam penyuluhan ini,” ujar Widyati di Balaikota Depok, Selasa (19/8).

Sementara itu Koordinator Divisi Gender dan Kesehatan Pusat Kajian Gender dan Anak (PKGA) IPB, Ikeu Tanziha berpendapat bahwa tawuran yang kerap terjadi di kalangan pelajar itu menjadi tanggung jawab dari keluarga, sekolah serta pemerintah.

Menurutnya saat ini masyarakat menganut paham permisif, yaitu anak diperbolehkan untuk melakukan apa yang dia mau dan hal ini malah membuat nilai tata krama menjadi berkurang.

“Kunci awal ada di keluarga, saat budaya mulai bergeser, diharapkan keluarga dapat terus memegang ajaran agama, karena ajaran agama jelas tidak mungkin bergeser,” ujar Ikeu yang menambahkan bahwa pihak sekolah khususnya para guru juga memegang peranan dalam pembentukan karakter para siswa, karena guru merupakan orang tua siswa saat ada di sekolah.

“Sementara peran pemerintah adalah melalui sosialisasi, yang nantinya akan diimplementasikan oleh para guru di lingkungan sekolah. Yang jelas harus ada bimbingan dan konseling dari pihak sekolah kepada orang tua siswa dan siswa itu sendiri,” jelas Ikeu. (raakan)

 1,024 total views

LEAVE A REPLY