Dua “Alap-alap” Motor Diamuk Massa

0
372

maling motordepoktren.com-Suhendra (28) dan Suhendi (30) warga Serang, Banten, babak belur dihajar massa karena kedapatan sedang mencongkel motor yang diparkir di rumah kosan Tiara di Jalan Juragan Sinda III, RT 06/01, Kelurahan Kukusan, Kecamatan Beji, Kota Depok, Kamis (4/8/2014) subuh sekira pukul 04.45.

Beruntung keduanya berhasil diamankan petugas dan digelandang ke kantor polisi. Kasat Reskrim Polresta Depok, Kompol Agus Salim menuturkan kedua pelaku tertangkap tangan oleh warga saat sedang mencongkel motor matic yang diparkir di depan kosan Tiara.

Karena emosi lalu warga menghajar mereka hingga babak belur. Dari tangan keduanya didapat alat kejahatan berupa kunci letter T dengan belasan anak kunci yang dimodifikasi. “Dari barang bukti ini kami duga mereka adalah pemain lama spesialis pencuri motor,” katanya, Kamis.

Karenanya kata Agus pihaknya masih mengembangkan kasus ini untuk menangkap anggota kawanan lainnya. Sebab diduga mereka adalah satu sindikat dan sudah sering beraksi di wilayah Depok, Bogor dan Banten.

“Dari pengakuan pelaku, mereka baru beraksi sebanyak lima kali. Namun kami duga sudah lebih dari itu,” katanya.

Menurut Agus, hasil kejahatan mereka biasanya dibawa ke Serang, Banten dan disanalah hasil kejahatan dijual. Perwira Humas Polresta Depok, Ipda Bagus Suwardi mengatakan saat tertangkap tangan warga, keduanya sempat mencoba melarikan diri. “Namun berhasil dikejar dan ditangkap warga. Merela lalu babak belur dihajar warga,” kata Bagus.

Ia menuturkan sepeda motor matic, yang saat kejadian hendak dicuri pelaku adalah milik penghuni kosan, Kamen Sihotang. “Namun keburu ketahuan warga,” katanya.

Dari tangan pelaku, kata Bagus, disita kunci gembok berikut rantai, serta kunci letter T berikut belasan anak kunci yang dimodifikasi. “Dari barang bukti yang disita diketahui bahwa pelaku biasa beraksi mencongkel kunci stang motor dengan kunci letter T yang dimodifikasi. Mereka ini bisa dibilang spesialis pencuri motor,” ujar Bagus. (ardian)

 1,244 total views

LEAVE A REPLY